oleh

FKUI: Karantina Corona Tak Cukup Jika Orang Masih di Jalanan

Jakarta, NKRIKU Indonesia — Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) memastikan pergerakan masyarakat di wilayah terdampak wabah virus corona merupakan hal yang paling penting dalam menekan mata rantai Covid-19.”Ketika masyarakat masih di jalan, berapa pun ruangan fasilitas yang disiapkan pemerintah untuk kasus ringan ini tidak akan cukup. Ini harus jadi perhatian kita semua,” ujar Dekan FKUI Ari Fahrial Syam dalam diskusi daring melalui akun Youtube Medicine UI, Jumat (27/3).

Baca juga  Corona, BPS Catat Kunjungan Turis Asing Anjlok 30 Persen

Pernyataan Ari tersebut mengacu pada upaya pemerintah memberdayakan Wisma Atlet menjadi lokasi karantina atau isolasi pasien corona gejala ringan. Juga instruksi pusat agar pemerintah daerah menyiapkan lokasi karantina untuk isolasi di wilayahnya.

Baca juga  Timbun dan Jual Masker Harga Tinggi, 33 Orang Jadi Tersangka

Hal ini disampaikan karena ia masih menyaksikan masyarakat berkeliaran di jalanan meski pemerintah sudah mengimbau tidak keluar rumah. Belum lagi, kata Ari, mengingat kegiatan mudik saat Ramadhan jadi rutinitas masyarakat.Dia pun mengambil DKI Jakarta sebagai contoh. Sebagai sumber episentrum penyebaran corona, kata Ari, pergerakan masyarakat Jakarta perlu diperhatikan dengan baik. Karena potensi penyebarannya sangat tinggi ke penjuru Indonesia.

Loading...

Baca Juga: