oleh

Fokus Jadikan Generasi Berkarakter, Pemkot Palopo Gelar Puspaga

PALOPO,NKRIku.com–Dalam rangka meningkatkan kualitas Keluarga, Pemerintah Kota Palopo melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menggelar sosialisasi Pusat Pembelajaran Keluarga di Auditorium Saokotae, Kota Palopo, Rabu 6 November 2019.

Kegiatan Sosialisasi itu menghadirkan Narasumber , Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Prov. Sulsel yang diwakili Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan, Petriani M, SKM.,M.Kes.

Juga dihadiri Ketua TP PKK Kota Palopo dr. Hj. Utiasari Judas MKes, Wakil Ketua TP PKK Kota Palopo Hj. Nurlinda Sabani, SE. MM, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Palopo, Suriani Suli SH, MM, Wakil Ketua Pengadilan Agama Kota Palopo, Azimar Rusydi, S. Ag.MH, Camat dan Lurah Kota Palopo, Pimpinan Perbankan, Para Kepala Sekolah, Pimpinan Perguruan Tinggi, Tokoh Agama serta Kepala Puskesmas.

Baca juga  KPU Palopo Gelar Rapat Pleno, Sebanyak 25 Caleg DPRD Terpilih

Kepala Bidang Kesejahteraan, Gender Lili, Dalam laporannya menyampaikan dengan tersedianya layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) di Kota Palopo, itu bertujuan untuk meningkatan kualitas keluarga yang dapat mewujudkan generasi yang berkarakter positif yang sehat jasmani dan rohani.

Baca juga  Berusaha Kabur Saat di Bekuk, Pelaku di Lumpuhkan dengan Timah Panas

Sementara Walikota Palopo, Drs.HM Judas Amir, MH, yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Palopo, Dr dr Ishaq Iskandar, MKes, membuka secara resmi kegiatan sosialisasi tersebut sekaligis menyampaikan keberhasilan pembangunan daerah tidak terlepas dari ketersediaan sumber daya manusia yang unggul.

Menurutnya, untuk menghadirkan keberhasilan itu harus diawali dari sebuah strategi pembangunan SDM yang seyogyanya berawal dari terpenuhinya hak-hak terhadap perempuan dan anak.

Baca juga  Ciptakan Pemerintahan Efektif dan Efisien, Pemkot Palopo Terapkan Sistem Tanda Tangan Elektronik

“Sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang secara maksimal serta terlindungi dari berbagai tindak kekerasan dan diskriminasi”. tuturnya

Ia juga mengatakan, Puspaga merupakan upaya untuk memproteksi dan menyikapi ragam problematika yang dihadapi keluarga, seperti KDRT, dan semacamnya.

“Harapan saya Puspaga dapat menjadi motor penggerak, sekaligus teladan dalam mendorong terwujudnya keluarga yang harmonis dan anti terhadap tindak kekerasan dalam rumah tangga”. Pungkasnya. (Ef/Hms/hk)

Loading...

Baca Juga: