oleh

FPI Kembali Berjuang, Demo Tolak Saham Bir! FPI Ajak Warga Jangan Pilih Caleg DKI dari Partai Penolak Saham BIR.

NKRIKU – Demo tolak saham bir anker yang dilakukan oleh sejumlah ormas Islam berujung pada larangan pemilihan beberapa partai dan calon legislative. Imam FPI DKI Jakarta Muchsin Alatas menyebutkan secara satu per satu partai yang menolak saham bir dilepas dari PT. Delta Jakarta.
Muchsin mengingatkan massa yang hadir untuk tak memilih partai dan calon legislatif yang berasal dari partai-partai penolak saham bir anker.
Kemudian, Muchsin juga menyebutkan bahwa PPP dan Hanura sebagai partai yang menolak dalam melepaskan saham bir. Dalam orasinya, Muchsin menilai PPP tidak pantas menjadi partai yang mendukung aspirasi Islam.
“PPP kan partai Islam tapi itu dulu, dulu lambang kakbah pantes. Tapi sekarang setuju enggak PPP lambang kabah? Enggak,” ucap Muchsin.
Tepat di samping Muchsin berdiri wakil Ketua DPRD DKI yang berasal dari Fraksi Gerindra Muhammad Taufik yang di atas mobil Komando. Akan tetapi taufik tak berbicara banyak setelah nama-nama partai tersebut disebutkan.
“Tapi Pak Taufik manggut-manggut, ya Bang. Artinya partai-partai ini benar (menolak pelepasan saham bir) ya bang,” tutur Muchlis.
Panglima Brigade Jawara Betawi, Basir Bustomi juga menyarankan supaya para calon legislatif dari partai tersebut tak dipilih. Dia mengatakan partai tersebut tak membantu menyebarkan aspirasi masyarakat.
“Ente inget catat jangan lupa jangan dipilih lagi itu partai-partai dan calegnya waktu pemilu. Takbir,” ucap dia.


Dalam aksi tersebut, para ormas meminta supaya Gerindra DKI menyampaikan aspirasinya kepada anggota DPRD DKI lainnya yang telah menolak melepaskan saham DKI di PT Delta Djakarta. Mereka menganggap bahwa bir akan merusak moral masyarakat dan menimbulkan keonaran.
Seperti diketahui, PT Delta Djakarta memegang lisensi produksi dan distribusi beberapa merek bir internasional. Pemprov DKI sudah menanam saham di perusahaan itu sejak 1970. Saat ini, saham Pemprov DKI di PT Delta Djakarta sebesar 26,25 persen.

Tiga fraksi di DPRD DKI Jakarta menyatakan mendukung keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk melepaskan saham Pemprov DKI di perusahaan penyedia bir, PT Delta Djakarta.

Ketiga fraksi tersebut adalah Fraksi Partai Demokrat-Partai Amanat Nasional (PAN), Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Ketua komisi C DPRD DKI Jakarta, bidang keuangan. Santoso menilai pelepasan saham delta tak serta merta bisa mengatur peredaran minuman keras sehingga menghadirkan perdebatan.
Dia meminta Anies harus tetap mengikut procedural karena ada beberapa pendapat di antara anggota DPRD. Anies mengatakan akan melaporkan kepada masyarakat kalau proses penjualan saham Delta tak kunjung dilaksanakan karena belum disetujui oleh DPRD DKI Jakarta.

Loading...

Baca Juga: