oleh

GPMI Duga Kejati Ada Hubungan “Gelap” dengan Dinkes Kota Makassar

Makassar, nkriku.com — Terkait dengan adanya dugaan korupsi rehabilitas 15 puskesmas di kota makassar puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Mahasiswa Indonesi (GPMI) kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kejati sulselbar (Senin, 25 Maret 2019).

Dalam orasinya jendral lapangan Rahmatullah menyampaikan bahwa mereka menggelar aksi di kejati merupakan mosi ketidakpercayaan terhadap pihak kejati yang tidak intens mengawal kasus ini.

Baca juga  Perkuat Jaringan Kemitraan Gojek Gandeng Jouska

“Hari ini kami melakukan aksi kedua kalinya didepan kejati karena tidak adanya tanggapan sama sekali tentang pelaporan kami pada tanggal 6 Marer 2019,” tutur Rahmatullah.

Karena tidak adanya tanggapan dari kejati kuat dugaan kami kejati sulselbar ada konspirasi dengan pihah pihak yang terlibat dalam rehabiltas 15 puskesmas tersebut.

Baca juga  Perkuat Jaringan Kemitraan Gojek Gandeng Jouska

Bagaimana tidak kejati merupakan institusi yang memiliki kewenangan untuk memanggil dan memeriksa pihak pihak yang terkait, namun sampai sekarang kejati masih tutup mata.

Kami menegaskan bahwa kami tidak bermain main dalam mengawal kasus ini, sebab korupsi adalah musuh terbesar kami, ujarnya.

Baca juga  Perkuat Jaringan Kemitraan Gojek Gandeng Jouska

Jika pihak kejati tidak ada tanggapan serius dalam waktu 3X24 jam maka kami akan melakukan aksi maraton di depan kejati dan menyegel kejati sulselbar, janji Rahmatullah Jendral Lapangan kepada nkriku.com. (*S#)

Loading...

Baca Juga: