Gubernur BI Beberkan 5 Jurus Bank Sentral Mendorong Pemulihan Ekonomi

NKRIKU, Jakarta – Untuk mendorong pemulihan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19, Bank Indonesia atau BI menekankan pada jalur kuantitas melalui penyediaan likuiditas. Hal itu juga termasuk dukungan BI kepada pemerintah dalam mempercepat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2020.

Berita Populer  BI: Aliran Modal Asing Keluar Capai Rp 7,81 Triliun

Di samping memutuskan mempertahankan suku bunga acuan di level 4 persen, Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan sedikitnya ada lima langkah yang diambil bank sentral untuk mendorong pemulihan ekonomi. Lima hal itu adalah: 

Pertama, melanjutkan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah agar sejalan dengan fundamental dan mekanisme pasar.

Berita Populer  Tak Cukup Buka Celengan Rp30 T Bantu UMKM dari Resesi Corona

Kedua, memperkuat strategi operasi moneter guna meningkatkan transmisi stance kebijakan moneter yang ditempuh.

Ketiga, memperpanjang periode ketentuan insentif pelonggaran Giro Wajib Minimum rupiah sebesar 50 basis poin bagi bank yang menyalurkan kredit UMKM dan ekspor impor. Insentif juga diberikan untuk kredit non UMKM sektor-sektor prioritas yang ditetapkan dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional dari 31 Desember 2020 menjadi sampai dengan 30 Juni 2021.

Berita Terbaru