Gugus Tugas Covid-19 Kota Surabaya Himbau Masyarakat Tak Pakai Masker Scuba

NKRIKU – Wakil Sekretaris Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Surabaya Irvan Widyanto meminta kepada warga Kota Pahlawan, agar tak menggunakan masker scuba. Sebab, masker jenis tersebut dinilai tak efektif menangkal penyebaran COVID-19.

“Benar, sejak 2 hari yang lalu kami sudah sosialisasi dan ini kami imbaukan juga,” kata Irvan Widyanto, Sabtu (19/9). Sebagaimana dikutip dari detik.com (19/08/2020).

Selain tidak  tak efektif menangkal penyebaran COVID-19, kata Irvan, bahan yang digunakan terlalu tipis. Sehingga bisa memecah droplet menjadi lebih kecil. Karena lebih kecil, maka droplet itu jadi mudah terbang (airbone).

“Karena efektivitasnya menangkal cuma 5 persen. Selain itu bahannya tipis dan hanya memiliki satu lapisan. Sehingga bisa membuat droplet terpecah lebih kecil dan terbang,” jelas Irvan.

Ia pun menghimbau kepada masyarakat agar menggunakan masker jenis medis bedah atau masker yang mempunyai 2 atau 3 lapisan. Sebab efektivitas menangkal droplet jauh lebih besar dari masker scuba yang hanya 5 persen.

“Sarannya pakai masker bedah atau medis. Karena efektivitasnya menangkal droplet bisa mencapai 80 persen sampai 95 persen,” imbaunya.

“Atau masker yang mempunyai bahan dengan 2 atau 3 lapisan. Itu juga bisa menangkal droplet dari 50 persen sampai 70 persen,” tambah Irvan

Irvan mengaku pihaknya membagi-bagikan masker kepada masyarakat hampir setiap hari. Bahkan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sendiri, kata Irvan, kadang sampai turun.

“Ibu Wali Kota hampir setiap hari dan Minggu membagikan masker diikuti segenap jajarannya,” pungkas Irvan.[detik/aks/nu]

Berita Terbaru