Gunung Merapi Catat Semburan Lava Pijar Paling Intens ke Arah Tenggara

NKRIKU, Yogyakarta – Balai Penyelidikan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta mencatat dalam periode sepekan terakhir, 16-22 Juli 2021, Gunung Merapi lebih intens mengeluarkan material ke arah tenggara atau hulu Sungai Gendol.

Selain makin masif menyemburkan lava pijar ke tenggara, sepekan ini BPPTKG juga mencatat Merapi 101 kali meluncurkan lava pijar ke barat daya dengan jarak luncur maksimal 1.800 meter, dua kali ke barat dengan jarak luncur maksimal 1.500 meter dan satu kali ke barat laut dengan jarak luncur 500 meter.

Berita Populer  Jumat Sore, Gunung Merapi Dua Kali Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,8 Km

“Guguran yang teramati pada sisi barat ini berasal dari material lama Lava 1992 dan Lava 1998, demikian juga guguran yang mengarah ke barat laut berasal dari material lama Lava 1948,” kata Hanik.

Berita Populer  "iNews Siang" Live di iNews dan RCTI+ Kamis Pukul 11.00: Rp15 Juta Lenyap Dimakan Rayap

Dari analisis morfologi dari Stasiun Kamera Tunggularum menunjukkan volume kubah di sektor barat daya bertumbuh menjadi sebesar 1.880.000 meter kubik. Sedangkan analisis dari Stasiun Kamera Deles 3 menunjukkan volume kubah tengah sebesar bertumbuh menjadj 2.808.000 meter kubik.

“Intensitas kegempaan pada minggu ini masih cukup tinggi, namun minggu ini tidak terjadi hujan, lahar, maupun penambahan aliran di sungai–sungai yang berhulu di Gunung Merapi,” kata Hanik.

Berita Populer  Merapi Siaga, Masih Ada Obyek Wisata di Zona Rawan yang Buka

Dengan aktivitas vulkanik Gunung Merapi yang masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif, status aktivitas tetap tak beruba, yakni Siaga.

Baca:
Banjir Cina Mencekam: Penumpang Terjebak di Gerbong Kereta yang Terendam

Berita Terbaru