oleh

HPN, Mengenang Wartawan Senior Memiliki Sosial Control Tinggi

Pinrang,NKRIku– Sosok wartawan Senior yang beberapa hari yang lalu berpulang ke Rahmatullah (H.Muhanmad Nasri Aboe), masih menyisahkan duka buat para jurnalis muda di Sulawesi Selatan

Di Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh tanggal 9 Februari 2019, masih membekas coretan Alhamarhumah di mata para jurnalis.

Loading...

Dikenal dengan sosok yang Religius, rendah hati, dan suka menolong menjadi ciri khas mantan wartawan di era 80 an.

Mengawali karir pertamanya di Media Detektif dan Romantika yang berada di Samarinda, awal mula perjalanan sang kuli tinta (Nasri Aboe). Beberapa kasus besar yang sempat di tangani, membuat dia cukup di kenal hingga di kancang Internasional.

Kenangan H.Muhammad Nasri Aboe saat di perlihatkan keluarga alhamarhum.

Saat Wartawan Mitra Sulawesi dan NKRIku.com berdiskusi dengan istri Almarhum tetasan air mata terus mengalir, sosok ayah yang begitu penyabar membuat luka mendalam buat sanak keluarga.

H.Salwiah Sallu istri Almarhum menceritakan kisah perjalanan sang suami tercinta, begitu banyak hal yang telah di lalui. Selama Almarhum jadi jurnalis, beliau sangat senang dengan profesinya, bahkan meninggalkan pekerjaan yang sudah mapan saat itu.

” Dia (Nasri Aboe) sempat menjadi surveyor di Sucofindo, sebuah badan yang mengurus perlesenan beras di Pinrang, tetapi dia memilih menjadi seorang pewarta,” salut Salwiah saat menceritakan di kediamannya Kelurahan Maccoeawalie, Kecamatan Watang Sawitto, kabupaten Pinrang, Jumat (8/2).

Nasri Aboe yang sempat merasakan admosfir di media Fajar Group (Pare Pos) dikenal sering mambantu dan menolong sesama.

Tulisan Nasri Aboe di Pare Pos.

” Haji sempat membantu Basri Masse yang di tuduh berselingkuh, dengan seorang wanita karena perutnya semakin membesar, tetapi membesar bukan karena hamil tetapi karena ada tumor, sehingga membuat bantuan donasi buat membantu wanita tersebut,” ingat kenangan istri Almarhum.

Bukan hanya itu Om Nas sapaan akrab beliau semasa masih hidup juga pernah membantu menviralkan 2 WNI nelayan asal Sulbar yakni Samsul Saguni dan Usman Yunus, yang diculik kelompok bersenjata 11-September 2018, dalam wilayah Perwakilan KJR Tawau, dan membuat Bupati Sulbar Ali Ali Baal Masdar ke Malaysia.

Nasri Aboe yang juga dewan pembina beberapa media lokal maupun nasional, mantan ketua Persatuan Wertawan Indonesia (PWI) Pinrang, pengurus Jurnalis Online Indonesia (JOIN) Pusat dan Koordinator Asean Commodity Indonesia Timur.(ah)

Loading...

Baca Juga: