IHSG Mencoba Terus Perkasa, 243 Saham Makin Lincah

NKRIKU Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir menguat 12,10 poin atau 0,20% ke 5.975,92 pada akhir perdagangan sesi I hari ini, Rabu (5/5/2021).

Tercatat 243 saham naik, 210 saham turun dan 169 saham stagnan. Nilai transaksi menyentuh Rp5,11 triliun. 

Total volume perdagangan saham di bursa hingga sesi I hari ini mencapai 10,79 miliar saham.Investor asing mencatatkan pembelian bersih Rp55,16 miliar di seluruh pasar.

Sebelumnya, IHSG dibuka naik 10,74 poin atau 0,18% ke level 5.974,56.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 2,93 poin atau 0,33% ke posisi 891,85.

Adapun hingga jelang pukul 09:30 WIB, IHSG masih mampu terus ngegas dengan berada pada kisaran level 5.988,913.

Sekadar informasi, secara teknikal pergerakan IHSG diprediksi tertahan dilevel lower bollinger bands. Indikator Stochastic dan RSI memberikan momentum yang bergerak bullish. 

IHSG (+0.19%) ditutup naik tipis 11.22 poin kelevel 5963.82 dengan saham-saham disektor Perindustrian (+0.99%) dan Barang Baku (+0.91%) memimpin penguatan yang hampir naik lebih dari sepersen. Investor optimis diakhir sesi seakan menyambut data GDP Indonesia yang akan rilis hari Rabu dengan ekspektasi membaik dikuartal pertama tahun 2021 sebesar -0.8% berbanding -2.19% diperiode sebelumnya. 

Berita Populer  Lagi, Kaesang Pamer Portofolio Saham Antam

” Investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih sebesar Rp416,36 miliar disaat indeks berjangka AS turun,” tutur Head Of Research Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi di Jakarta, Rabu (5/5/2021).

IHSG berakhir menguat 12,10 poin atau 0,20% ke 5.975,92 pada akhir perdagangan sesi I hari ini, Rabu (5/5/2021).

Tercatat 243 saham naik, 210 saham turun dan 169 saham stagnan. Nilai transaksi menyentuu Rp5,11 triliun. 

Total volume perdagangan saham di bursa hingga sesi I hari ini mencapai 10,79 miliar saham.Investor asing mencatatkan pembelian bersih Rp55,16 miliar di seluruh pasar.

Sebelumnya, IHSG dibuka naik 10,74 poin atau 0,18% ke level 5.974,56.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 2,93 poin atau 0,33% ke posisi 891,85.

Berita Populer  Riset Lifepal: Indeks PMI Manufaktur Indonesia Tertinggi ke-2 di ASEAN

Adapun hingga jelang pukul 09:30 WIB, IHSG masih mampu terus ngegas dengan berada pada kisaran level 5.988,913.

Sekadar informasi, secara teknikal pergerakan IHSG diprediksi tertahan dilevel lower bollinger bands. Indikator Stochastic dan RSI memberikan momentum yang bergerak bullish. 

IHSG (+0.19%) ditutup naik tipis 11.22 poin kelevel 5963.82 dengan saham-saham disektor Perindustrian (+0.99%) dan Barang Baku (+0.91%) memimpin penguatan yang hampir naik lebih dari sepersen. Investor optimis diakhir sesi seakan menyambut data GDP Indonesia yang akan rilis hari Rabu dengan ekspektasi membaik dikuartal pertama tahun 2021 sebesar -0.8% berbanding -2.19% diperiode sebelumnya. 

” Investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih sebesar Rp416,36 miliar disaat indeks berjangka AS turun,” tutur Head Of Research Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi di Jakarta, Rabu (5/5/2021).

Sementara Bursa Asia ditutup mayoritas menguat disaat indeks saham Jepang dan Tiongkok libur. Indeks berjangka AS tergelincir pada hari ini karena saham-saham tekonologi terus membebani indeks di Wallstreet setelah laporan pendapatan rilis dibawah ekspektasi pada kuartal pertama tahun 2021.

Berita Populer  Modal Asing Rp25 T Kabut, IHSG Dapat Topangan Investor Lokal

Bursa Eropa dibuka bervariasi. Indeks FTSE (+0.56%) dan CAC40 (+0.11%) naik sedangkan indeks DAX (-0.50%) turun. Perusahaan travel naik setelah uni Eropa mengumumkan rencana pembukaan kembali perbatasan bagi wisatawan setelah berbulan-bulan ditutup akibat pandemi, sedangkan laporan pendapatan pada beberapa perusahaan logistik dan semi konduktor teknologi yang dibawah ekspektasi menyeret Indeks lebih rendah di German. 

” Selanjutnya investor akan merefleksikan data pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan kasus Covid-19 yang terus meningkat di Asia Tenggara,” imbuhnya.

Adapun untuk laju IHSG, indikator MACD bergerak undervalue. Secara teknikal IHSG berpotensi bergerak mencoba menguat kembali uji resistance psikologis dengan support resistance 5.940-6.006. 

” Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal diantaranya; AALI, ASII, ASRI, BBRI, BBNI, BBTN, INDF, KLBF, PTPP, TLKM,” pungkasnya.[]

Berita Terbaru