ILO: Jam Kerja Global Anjlok 14 Persen Setara 400 Juta Pekerja Berhenti

NKRIKU Jam Kerja Global diperkirakan anjlok hingga 14 persen pada kuartal II-2020 sebagai akibat dari pandemi COVID-19, demikian menurut Organisasi Perburuhan Internasional (ILO).

Penurunan ini setara dengan kehilangan 400 juta pekerjaan penuh waktu secara global pada kuartal II-2020, berdasarkan standar 48 jam seminggu bekerja.

“ILO sebelumnya memproyeksikan penurunan terjadi sekitar 10,7 persen dalam jam kerja, atau 305 juta pekerjaan penuh waktu, untuk periode tersebut,” kata Direktur jenderal ILO Guy Ryder, dilansir dari laman Russia Today, Jakarta, Minggu (5/7/2020).

baca juga:
Menurut laporan itu, Amerika Serikat adalah wilayah yang paling terkena dampak, dengan perkiraan penurunan jam kerja sebesar 18,3 persen, atau 70 juta pekerjaan penuh waktu.

(Visited 8 times, 1 visits today)
Ikuti @nkriku3 Ikuti @media_nkriku

Berita Terbaru