Ini Alasan Kenapa PAN Tak Mengutus Kader untuk Pansus Hak Angket KPK

bergabung di nkriku.com

Purbalingga (NKRIKU.COM) – Taufik Kurniawan sebagai Wakil Ketua Umum DPP PAN menegaskan partainya tak akan mengirimkan kadernya memasuki panitia khusus Hak Angket KPK karena partai itu sudah secara tegas melakukan penolakan terhadap hak angket tersebut.


Dukung kami dengan ngelike fanspage Add Friend

“Atas aspirasi dari kawan-kawan semuanya, maka DPP dan Fraksi PAN sudah menyepakati untuk melakukan penolakan terhadap hak angket terhadap KPK. Kami tak akan mengirimkan kader untuk menjadi anggota dalam pansus hak angket tersebut,” kata Taufik dalam sebuah keterangan tertulisnya yang sudah diterima di Purbalingga, Minggu.

Hal tersebut disampaikan oleh Taufik ketika sedang berpidato di depan ratusan anggota komando kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KoKam) pada halaman GOR Petrokimia, Gresik, Jawa Timur, Minggu (7/5).

Dalam apel yang bertajuk “Menggembirakan kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana Nasional” itu, Taufik telah mengungkapkan bahwa sikap menolak pembentukan dari hak Angket KPK sudah menjadi keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN.

Dia telah menjelaskan tentang keputusan untuk melakukan penolakan terhadap pembentukan hak angket yang juga didasarkan atas komitmen partai, selain menimbang aspirasi PP Pemuda Muhammadiyah dan beberapa eleman masyarakat lainnya.

“Hal ini adalah komitmen partai, saya mengajak kepada rekan-rekan, mari kita memperkuat KPK, kita mesti dukung upaya untuk memberantas korupsi,” Ujarnya.

Taufik yang merupakan wakil Ketua DPR menegaskan bahwa PAN termasuk partai yang dilahirkan pada era reformasi, adapun salah satu semangatnya yaitu untuk memberantas tindak pidana korupsi.

Selain daripada itu, dia juga meminta supaya Pemuda Muhammadiyah dan Kokam mengawal agenda reformasi yang lainnya. Jangan sampai gerbang reformasi yang telah terbuka lebar dinikmati oleh segelintir kelompok.

“Eksploitasi berbagai sumber daya yang kita punya, semuanya berdiri atas nama demokrasi dan rakyat, ini mesti kita luruskan. Mari luruskan reformasi, mari tuntaskan reformasi untuk kita semuanya,” Katanya.

Pada acara tersebut, bahwa ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak meminta kepada wakil Ketua DPR dan juga wakil Ketua Umum PAN Taufik Kurniawan melakukan penolakan terhadap pembentukan hak angket terhadap KPK.

Dia telah menegaskan bahwa PP Pemuda Muhammadiyah akan melakukan kampanye supaya masyarakat tak memilih kader Partai Pan atau partai lain yang tidak menyupport tindakan pemberantasan korupsi.

“Disini ada wakil ketua DPR, Pak Taufik Kurniaawan, kami meminta komitmennnya terhadap tindakan pemberantasan korupsi. Kalau pun mereka (PAN dan partai lainnya) tetap mengirim utusan, Pemuda Muhammadiya akan melakukan kampanye supaya tidak memilih mereka” ujar Dahnil

Sebelumnya, Rapat Paripurna DPR telah menyetujui pemakaian hak angket yang terkait dengan pelaksanaan tugas komisi pemberantasan korupsi yang sudah diatur dalam undang-undang nomor 30 tahun 2002 mengenai KPK.

“Apakah usul hak angket tentang pelaksanaan tugas KPK yang sudah diatur dalam undang-undang KPK supaya bisa disetujui untuk menjadi hak angket DPR” Kata wakil Ketua DPR Fahri Hamzah di dalam rapat Paripurna Gedung Nusantara II, Jakarta, Jumat (28/4).

Sesudah itu, anggota DPR menyatakan setuju kemudian Fahri secara cepat langsung mengetuk palu sebagai pertanda keputusan sudah diambil

Editor: Fajar

Demikiankah berita Nasional terbaru terpercaya, terdepan dan akurat.

bergabung di nkriku.com bergabung di nkriku.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here