oleh

Ini Tanggapan JPU Ajukan Banding Terkait Vonis PN 1 Bulan Percobaan Kades di Selayar

SELAYAR, NKRIKU.COM – Sidang pembacaan putusan kasus tindak pidana Pemilihan Umum (Pemilu), yang dipimpin oleh Hakim Ketua, Royke Harold Inkiriwang dengan terdakwa Kepala Desa Bontosaile, Kecamatan Pasimasunggu, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Putusan Pengadilan Negeri Selayar, Abd Rahman di nyatakan terbukti bersalah oleh majelis hakim, pada hari Kamis 28 Maret 2019 di Pengadilan Negeri Selayar, Jl. Mangga Kelurahan Benteng.

Terdakwa Kepala Desa Abd Rahman divonis oleh Hakim PN Selayar hukuman percobaan atau tidak perlu dijalani selama 1 (satu) bulan dan denda sebesar 2,5 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 1 (satu) bulan.

Baca juga  Kejari Kepulauan Selayar Gelar Jalan Sehat, Jelang HUT Adhyaksa ke-59

Menanggapi hal ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Trio Jatmiko, SH saat di hubungi nkriku.com Sabtu (30/03/19) menyatakan Amar Putusan Nomor : 20/Pid.Sus/2019/PN. Selayar, Abd Rahman selaku Kepala Desa Bontosaile Kecamatan Pasimasunggu Timur Kepulauan Selayar (Sulsel), terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah dengan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu peserta Pemilu dalam masa kampanye, Sabtu 30/03/19.

Baca juga  KPU Selayar Target 4 Hari Pelipatan Surat Suara Pilpres dan DPD

“Keputusan Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu) kepulauan Selayar usai ketuk palu menyatakan banding,” ujar Trio Atmiko.

JPU menjerat terdakwa Abd Rahman dengan undang undang pelanggaran pilkada pasal 490 KUHP ancaman hukuman sanksi pidana berupa pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp 12 juta.

Baca juga  Menyambut Adhyaksa ke 59, Kejari Selayar Bhakti Sosial di Pesantren Babussalam

Berdasarkan pasal 490 KUHP undang undang pilkada, JPU menuntut terdakwa selama 2 (dua) bulan penjara dan denda sebesar 5 juta rupiah. kita berharap putusan PN tidak 1/2 dari tuntutan JPU.

Ketua Bawaslu Kabupaten Kepulauan Selayar, Suharno, SH., mengatakan kepada awak media bahwa putusan tersebut berbeda dengan tuntutan JPU.

“JPU menuntut 2 (dua) bulan penjara dan denda sebesar 5 juta rupiah,” ujar Suharno.(**)

Loading...

Baca Juga: