Insiden Kekerasan Sigi, Pemuda Muhammadiyah Minta Negarawan Turun Gunung Dinginkan Suasana

Insiden pembunuhan keji yang menimpa satu keluarga di Lewonu, Lembangotoa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, telah melukai dan mencabik-cabik rasa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Begitu yang dikatakan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto atau karib disapa Cak Nanto lewat keterangan persnya kepada awak media, Minggu (29/11).

Cak Nanto mengatakan, PP Pemuda Muhammadiyah merasa perlu menyuarakan pada publik bahwa segala aktivitas kekerasan yang berujung hilangnya nyawa umat manusia harus diperangi bersama.

Berita Populer  Bedah Perpustakaan Rocky Gerung, Said Didu: Tidak Ketemu Buku Doraemon Dan Sinchan

Terlebih, dari keterangan aparat keamanan, ada indikasi keterlibatan jaringan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso.

“Aparat Kepolisian harus segera melacak, menangkap dan menindak tegas pelaku kejahatan kemanusian yang terjadi pada saudara kita umat Kristen di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah,” ucap Cak Nanto.

Menurutnya, aparat penegak hukum yakni kepolisian perlu memberikan informasi gamblang untuk mengatasi disinformasi yang dapat memperkeruh suasana dan memicu masalah baru.

Berita Populer  Dokter Residen Istirahat Sebatas Puncak Gunung Es Semrawutnya Penanganan Covid-19

“Pemuda Muhammadiyah merasa penting mengingatkan publik bahwa teknologi informasi dapat memberi manfaat bagi kemajuan umat, tetapi sekaligus akan menjadi alat ledak perusak peradaban karena informasi hoax akan menjauhkan solusi penyelesaian,” tuturnya.

Cak nanto menambahkan, guna mencegah kekerasan meluas pada konflik horizonal yang bermuatan isu sara, seluruh masyarakat di seluruh pelosok nusantara agar menahan diri untuk tidak mengeluarkan pernyataaan provokatif yang memanaskan suasana.

Berita Populer  Swiss Borong Puluhan Pesawat Temput F-35 Hingga Rudal Patriot Dari AS

“Para tokoh masyarakat, tokoh agama di seluruh lini harus menjadi ujung tombak dalam upaya perdamaian, kerukunan umat dan menyatukan bangsa,” katanya.

Pihaknya mengajak kepada seluruh tokoh bangsa untuk membantu pemerintah mendinginkan suasana.

“Baik di jagat media sosial, media elektronik. Jika perlu para negarawan di Indonesia berkenan untuk bersama-ama turun gunung mendinginkan umat,” tutupnya.

Berita Terbaru