Investigator Black Box AS Terganjal Larangan WNA ke RI


Jakarta, NKRIKU Indonesia —

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mendapat tawaran bantuan oleh Singapura dan Amerika Serikat untuk mencari keberadaan pesawat Sriwijaya SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu.

Ketua Sub Komite IK Penerbangan KNKT Kapten Nurcahyo Utomo mengatakan The Transport Safety Investigation Bureau (TSIB) menawarkan bantuan untuk mencari kotak hitam atau black box.

Berita Populer  18 Anggota DPR Positif Covid-19, Reses Dipercepat

“KNKT juga sudah menerima tawaran dari Transportation Safety Investigation Bureau Singapura yang mana mereka akan membantu melakukan pencarian black box,” kata Nurcahyo dalam rekaman video yang diterima, Minggu (10/1).

KNKT juga telah berkomunikasi dengan The National Transportation Safety Board (NTSB) dari Amerika Serikat. NTSB telah menunjuk satu orang investigator independen untuk ikut membantu investigasi insiden SJ 182.

Berita Populer  Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Turun Drastis

Meski begitu, bantuan Singapura dan Amerika Serikat masih terganjal aturan. Pasalnya, pemerintah masih menutup pintu kedatangan warga negara asing hingga 14 Januari.

“Untuk kedatangan dari pihak-pihak luar negeri, KNKT masih bekerja sama untuk mendapatkan izin sehubungan dengan peraturan pemerintah pelarangan warga negara asing masuk Indonesia,” tuturnya.

Berita Populer  Kodim Semprot Disinfektan di Petamburan, FPI Sempat Mengadang

Untuk sementara, KNKT menerjunkan tiga orang investigator ke lokasi jatuhnya kapal Sriwijaya Air SJ 182. Dua orang investigator juga dikirim ke Airnav untuk mengumpulkan data penerbangan dan wawancara dengan petugas terkait kejadian tersebut.

(dhf/asa)

[Gambas:Video NKRIKU]

Berita Terbaru