Jadi Pengisi Suara Hoaks di YouTube Aktual TV, Fandi Dibayar Rp 1 Juta

NKRIKU – Polres Metro Jakarta Pusat membongkar produsen hoax di YouTube Aktual TV. 

Tersangka utama, Arief Zainurrohman dibantu dua orang tim kreator, yakni Ahmad Fandi dan Muzzamil.

Sosok Ahmad Fandi diketahui seorang penyiar radio di salah satu stasiun radio di Bondowoso. Perannya di kanal YouTube Aktual TV itu adalah sebagai pengisi suara. Selama ini, Fandi dibayar Rp 1 juta untuk satu produk.

“Dia sih ceritanya cuma sebagai dubber. Kalau gak salah, dia dibayar Rp 1 juta untuk satu produk, sebagai pengisi suara,” kat Estu, teman dekat salah satu tersangka, Ahmad Afandi, saat berbincang dengan detikcom, Minggu (17/10/2021).

Estu menyebut temannya tidak pernah bercerita tentang tayangan apa yang diproduksi di rumah yang merangkap jadi kantor dan rumah produksi tersebut.

“Saya sempat kaget ketika Fandi katanya dibawa polisi ke Jakarta. Juga baru tau setelah melihat langsung kanal di YouTube tersebut. Ternyata berisi suara dia,” tandasnya.

Meski prihatin, Estu mengatakan di rumah itulah tayangan-tayangan itu dibuat, lalu di-upload ke kanal Aktual TV tersebut. Hal itu diungkapkan setelah temannya penyiar radio itu bercerita.

“Kata Fandi prosesnya ya di rumah itu. Wong saya sering kok ngantar dia ke situ,” terang Estu.

Rumah terletak di Jalan Hasyim, Dusun Krajan I, Desa Grujugan Lor, Kecamatan Jambisari Darussholah, Bondowoso, ini terbilang cukup mewah, besar dan halamannya luas untuk ukuran desa serta berlantai dua.

Posisi studio yang menyatu dengan ruang kantor ini memang terpisah dengan rumah induk AF. Cat dindingnya dominan warna merah dan krem. Juga terdapat garasi yang dapat diisi sejumlah mobil. Mentereng dan besar, memang.

Rumah yang posisinya berada di pojok pertigaan desa setempat ini, juga dijadikan kantor dan studio BSTV, yakni televisi dengan sistem menggunakan jaringan kabel, berlangganan milik AF. Di rumah inilah, konon sebagian besar kanal YouTube Aktual TV dibuat. Meski, ruangan yang digunakan untuk proses produksinya berbeda ruangan dengan manajemen maupun studio BSTV(detik)

Berita Terbaru