Jaga Kontinuitas Perusahaan, Lion Air Group Kurangi Penerbangan Jadi 10 Persen

NKRIKU, Jakarta – Lion Air Group berupaya melakukan mitigasi guna menjaga kontinuitas perusahaan dengan mengurangi kapasitas penerbangan hingga menjadi 10-15 persen dari total 1.400 penerbangan.

Danang menjelaskan kondisi saat ini pendapatan sangat minimal, masih mempunyai komitmen finansial yang harus dipenuhi, terjadi pembatasan perjalanan dan pengurangan frekuensi sementara operasional pada rute-rute penerbangan tertentu serta biaya-biaya harus ditanggung masih cukup besar.

Berita Populer  Diputus Bersalah Soal Kasus Tiket Pesawat, Lion Air Kaji Banding

Lion Air Group sedang menjalankan pemetaan agar lebih fokus penguatan di seluruh lini bisnis yang berdampak secara keseluruhan. Skema pemulihan (recovery and reorientation) ditempuh guna menjaga keberlangsungan usaha dan menjadikan bisnis berada pada sektor yang tepat.

Berita Populer  Pasca Garuda Kalah Gugatan di London, Bagaimana Nasib Kinerja Perusahaan?

Kondisi pasar dan jumlah penumpang yang mengalami penurunan, sehingga mengakibatkan jumlah frekuensi terbang (produksi layanan penerbangan) faktanya juga menurun.

Lion Air Group masih terus memonitor, mengumpulkan data dan informasi, mempelajari situasi yang terjadi seiring mempersiapkan rancangan penyusunan (cetak biru/ blue print) dan langkah lainnya yang akan diambil guna tetap menjaga kelangsungan hidup perusahaan sekaligus mengurangi beban yang ditanggung selama pandemi Covid-19.

Berita Populer  Core: Cetak Uang Bikin Hiperinflasi Bukan Argumen yang Tepat

BISNIS

Baca juga: Rumahkan 35 Persen atau 8.050 Karyawan, Lion Air: Bukan PHK

Berita Terbaru