Jamkrindo Bantu Program PKBL untuk UMKM Berbasis Masjid

NKRIKU PT Jamkrindo memberikan bantuan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan berupa edukasi keuangan bagi UMKM berbasis masjid dalam acara yang di gagas Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dalam memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam mengimplementasikan kebijakan inklusi keuangan.

Ini agar lebih banyak masyarakat khususnya pemuda dan perempuan yang memanfaatkan fasilitas yang diberikan pemerintah dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional.

UMKM merupakan salah satu pilar utama perekonomian yang menyumbangkan pendapatan domestik bruto (PDB) hingga 57 persen pada 2018. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UMKM, setidaknya 47 persen pelaku UMKM terpaksa menutup usahanya akibat permasalahan keuangan (modal) dan terganggunya distribusi.

baca juga:

Selain itu, UMKM juga berperan besar dalam penciptaan lapangan pekerjaan, seperti pada 2018 UMKM menyerap 97 persen tenaga kerja Indonesia. Sebagai stimulus, pemerintah melalui Kementerian Perekonomian telah mengalokasikan dana sebesar Rp. 123 triliun untuk dapat meningkatkan perekonomian dan mendorong keberlangsungan UMKM

Penyerahan diberikan oleh Pemimpin Wilayah III Jakarta PT Jamkrindo, Agus Supriadi didampingi Pemimpin PT Jamkrindo Cabang Tanggerang Ilham Prasojo  disaksikan Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Iskandar Simorangkir.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Iskandar Simorangkir menjelaskan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam mengimplementasikan kebijakan inklusi keuangan. Dan agar lebih banyak masyarakat khususnya pemuda dan perempuan yang memanfaatkan fasilitas yang diberikan pemerintah dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional. 

“Capaian indeks inklusi keuangan melalui kepemilikan rekening antara laki-laki dan perempuan tidak menunjukkan selisih kesenjangan yang signifikan, dan indeks inklusi keuangan Indonesia masih rendah di bawah negara emerging market seperti Cina dan India”, ujar Iskandar Simorangkir dalam acara Sinergi Program Inklusi Keuangan  Bagi Pemuda  dan Perempuan di Kota Tangerang Selatan dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Tangerang Selatan 2020, Selasa (24/11/2020) di Tangerang.

Sinergi Program Inklusi  Keuangan Bagi Pemuda Sekretaris Dewan dan Perempuan di Kota Tangerang Selatan Tangsel ini merupakan kerja sama Kementerian dan Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Pemuda dan Olahraga dalam hal Pelayanan Kepemudaan melalui Strategi Keuangan Inklusif pada 2020.

Hal ini menjadi dasar kerja sama dalam pelayanan kepemudaan dan mendorong keuangan inklusif untuk segmen pemuda di Indonesia terutama dalam hal peningkatan akses dan penggunaan produk dan layanan keuangan bagi pemuda.

Berita Terbaru