Jangan Pakai Asumsi, Pelonggaran PSBB Hingga Wacana New Normal Harus Pakai Kajian Ilmiah

Termasuk soal rencana pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diikuti oleh wacana The New Normal agar hidup berdampingan dengan Covid-19.

Demikian disampaikan anggota Komisi IX DPR RI fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay, saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (20/5).

Berita Populer  Tenaga Pendidik Di Salatiga Terpapar Covid-19, Kadisdik Pastikan Tidak Ada Klaster Sekolah

“Setiap kebijakan yang hendak dikeluarkan oleh pemerintah itu harus berdasarkan pada kajian ilmiah dan akademik. Jadi jangan berasumsi. Misalnya, oh ini nanti akan longgar pada bulan sekian bulan sekian, jangan begitu. Tapi harus ada penelitian akademik yang dilakukan untuk mempertanggungjawabkan semua kebijakan yang dikeluarkan itu,” tegasnya.

Berita Populer  Distribusi Dana Stimulus Rp 123,4 T Belum Merata, Pemerintah Harus Libatkan Pelaku UMKM Paling Bawah

Sebab, jika suatu kebijakan tidak didasari dengan kajian akademik yang komprehensif, diyakini akan membahayakan masyarakat.

Apalagi, kata Saleh Daulay, Kepala Negara kerap mengingatkan Menteri-menterinya untuk berhati-hati dalam setiap pengambilan keputusan di tengah pandemik Covid-19 seperti saat ini.   

“Ini kan yang mengatakan berhati-hati itu Jokowi sendiri. Jokowi akan mengatakan berhati-hati terhadap pengambilan kebijakan yang seperti itu,” ucapnya.

Berita Populer  Bappeda DKI: Proyek Perluasan Ancol Berbeda Dengan Reklamasi Pulau L Era Ahok

“Itu berarti ada kesadaran juga sebetulnya. Bahwa pelanggaran yang secara tidak terukur itu bisa malah membawa dampak yang tidak baik. Apalagi kurva atau jumlah orang yang terpapar semakin hari semakin banyak begitu,” demikian Saleh Daulay.

Berita Terbaru