oleh

Jasa Les Privat Bermasalah, GPMI Geruduk Polda Sulsel Laporkan MEC Indonesia

Makassar, NKRIku.com – Puluhan aktivis Mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Pemuda Mahasiswa Indonesia (GPMI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Polda Sulsel pada Rabu, (5/2/2020) Pukul 13.00 WITA.

Aksi ini dilakukan dari adanya dugaan bahwa terdapat karyawan jasa les privat dari Mindset English Centre (MEC) tidak diberikan haknya berupa Upah/gaji yang seharusnya diberikan sejumlah Rp. 1.500.000/bulan sampai saat ini.

Baca juga  Video: TNI-Polri Kerja Bakti Pasca Banjir di Selayar

“Mindset English Centre (MEC) Indonesia di duga bermasalah karena banyak melakukan eksploitasi manusia atas manusia dan banyak melanggar hak-hak pekerja,” ungkap Jendral Lapangan GPMI Bimbing dalam orasinya.

Belum cukup masalah pemberian upah karyawan, Mindset English Centre diduga melakukan penahanan ijazah asli karyawan apabila melamar pekerjaan di tempat itu.

Baca juga  Baliho Kampanye No 1 Pilpres dan Caleg DPRD Selayar Ditulisi "Abu Bakar Baasyir"

Hal inilah sehingga Gerakan Pemuda Mahasiswa Indonesia (GPMI) meminta dan mengecam agar Polda Sulsel mengambil langkah cepat untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sebab menurutnya aksi ini terus berlanjut apabila tidak ditindak lanjuti.

Baca juga  Video: TNI-Polri Kerja Bakti Pasca Banjir di Selayar

“Kepada Polda Sulsel harus segera melakukan pemeriksaan terhadap pimpinan MEC Indonesia, dan kalau terbukti bersalah maka MEC Indonesia harus dibubarkan. Apalagi MEC melakukan pembohongan publik sebab di Kemenkum Ham yang terdaftar adala Mindset Elang Cendikia,” tuturnya.(*)

Loading...

Baca Juga: