Jokowi: Jangan Sampai Timbul Persepsi Pemerintah Tergesa-gesa Adakan Vaksin

Hal itu disampaikan Kepala Negara dalam Rapat Terbatas (Ratas) terkait Pengadaan dan Pelaksanaan Vaksinasi yang disiarkan Kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin (26/10).

“Saya minta pengadaan dan pelaksanaan vaksinasi betul-betul dipastikan keamanan dan keefektifannya. Keamanan artinya kalau disuntik itu betul-betul sudah melalui sebuah tahapan-tahapan uji klinis yang benar. Karena kalau tidak, ada satu saja yang bermasalah nanti bisa menjadikan ketidakpercayaan masyaraka ke upaya vaksinasi ini,” ujar Jokowi.

Berita Populer  UU Cipta Kerja, Strategi Pemerintah Hadapi Bonus Demografi

Selain itu, Jokowi juga melihat upaya pemerintah mengadakan vaksin Covid-19 yang aman dan efektif sangat disoroti berbagai pihak, khususnya para pakar dan peneliti kesehatan.

Karena itu, mantan Wali Kota Solo ini meminta jajarannya untuk mengupayakan semaksimal mungkin semua tahapan pengadaan vaksin dengan merujuk ke kaidah-kaidah dan data-data scientific, serta kaidah-kaidah ilmu pengetahuan kesehatan.

Berita Populer  Jubir Covid-19: Jakarta Masuk Zona Merah Dalam Lima Minggu Terakhir

“Hati-hati. Jangan sampai kita tergesa-gesa ingin vaksinasi sehingga kaidah-kaidah science, data-data science, standar-standar kesehatan ini dinomor duakan. Tidak bisa,” tegasnya.

“Jangan timbul persepsi bahwa pemerintah itu tergesa-gesa, terburu-buru tanpa mengikuti koridor-koridor ilimiah yang ada. Tolong ini betul-betul kita lalui semuanya. Meskipun kita ingin dipercepat, tapi sekali lagi hal-hal tadi jangan sampai dilupakan,” demikian Joko Widodo.

Berita Populer  Wabah Flu Burung Kian Meluas Di Jepang, Empat Prefektur Sudah Terpapar

Berita Terbaru