Jumlah Kekayaan Mark Zuckerberg, Jeff Bezos, Bill Gates Turun

NKRIKU, Jakarta – Kekayaan bos Facebook Mark Zuckerberg, bos Amazon Jeff Bezos, dan bos Microsoft Bill Gates turun. Kekayaan Zuckerberg tercatat turun paling besar.

Dikutip dari Forbes Real-time Billionaires, Sabtu, 27 Juni 2020, jajaran orang kaya dunia diduduki beberapa taipan di bidang teknologi.

Jeff Bezos dari Amazon memiliki kekayaan sebesar US$ 161,1 miliar. Kedua, Bill Gates pendiri Microsoft meraup kekayaan sebesar US$ 871 juta. Jumlah kekayaan mereka turun.

Berita Populer  Bill Gates: Covid-19 akan Kembali Dalam Jumlah Besar pada Oktober-November

Harta Jeff Bezos turun 2,08 persen atau sebesar US$ 3,4 miliar. Bill Gates mencatatkan penurunan kekayaan sebesar 0,75 persen atau US$ 821 juta.

Namun, penurunan terbesar dialami Zuckerberg. Penguasa media sosial Facebook dan Instagram itu kekayaannya turun 8,71 persen atau sebesar US$ 7,1 miliar. Dengan demikian, kekayaan pria berusia 36 tahun memiliki US$ 79,7 miliar.

Nasib tersebut kontras dengan tiga orang terkaya dunia di bidang mode dan petrokimia serta minyak dan gas yang mencicipi kenaikan kekayaan.

Berita Populer  Facebook Uji Coba Fitur Keamanan Baru iOS Messenger

Tiga orang tersebut yakni Bernard Arnault yang telah menduduki urutan ketiga dengan US$ 105 miliar karena kekayaannya naik US$ 998 juta atau 0,96 persen. Kekayaan itu diperolehnya dari bisnis modenya dari perusahaan LVMH.

Selain itu, Mukesh Ambani, pengusaha asal India menikmati kenaikan harta kekayaan sebesar 1,46 persen atau US$ 927 juta sehingga bisnisnya di bidang petrokimia dan migas itu mampu mengumpulkan kekayaan sebesar US$ 64,4 miliar.

Berita Populer  Mengenal Program Tes Corona Kebanggaan Bill Gates yang Dijegal Pemerintah AS

Adapun, Forbes mendefinisikan kekayaan para miliarder dari pasar modal yang diperbarui setiap hari. Bila ternyata para miliarder memiliki porsi saham 20 persen dan lebih dari nilai indeks pasar akan disesuaikan.

Terlepas dari potret deretan orang kaya dunia, Business Insider mencatat bahwa selama lebih dari tiga bulan masa pandemi virus corona, orang kaya di Amerika Serikat justru mendapatkan kekayaan saat angka klaim pengangguran terus naik.

BISNIS

Berita Terbaru