Kaesang Insider Trading? PKS: Anak Presiden Mestinya Jangan Buat Aksi Yang Bisa Dianggap Memanfaatkan Kekuasaan

Dalam kicauan itu, Kaesang seolah mengetahui bahwa saham PT Kimia Farma akan naik. Sejalan itu, Presiden Joko Widodo mengeluarkan kebijakan vaksin gratis dan kemudian harga saham terbang tinggi sebagaimana diprediksi Kaesang.

Banyak pihak menuding adik Gibran Rakabuming Raka itu melakukan praktik insider trading. Yaitu, praktik ilegal dalam dunia investasi, di mana seorang investor mendapat informasi yang pasti perihal peluang keuntungan dalam transaksi jual beli saham.

Berita Populer  Saling Klaim Tidak Ingin Ribut, Lalu Mengapa China - India Sering Memanas Di Perbatasan?

Menanggapi itu, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menilai apa yang dilakukan Kaesang adalah fenomena baru. Menurut dia, anak presiden seharusnya menjaga etika dengan tidak berperilaku seperti memanfaatkan kekuasaan ayahnya yang menjadi orang nomor satu di Indonesia.

“Ini fenomena baru. Anak presiden mestinya menjaga etika dengan tidak melakukan aksi yang dapat dianggap memanfatkan kedekatan dengan kekuasaan Presiden,” kata Mardani kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (14/1).

Berita Populer  China Beri Vonis Mati Aktor Australia, Hubungan Makin Renggang?

Mardani menilai wajar apabila prediksi Kaesang itu hanyalah inisiatif pribadi. Namun, jika ada anggapan masyarakat bahwa Kaesang seperti insider trading juga tidak bisa disalahkan.

Sebab, Kaesang seolah mengetahui lebih dulu bahwa saham KAEF (PT Kimia Farma Tbk) bakal bergerak positif dan disusul kebijakan Presiden Jokowi menggratiskan vaksin Covid-19.

Berita Populer  HUT TNI Ke-75, Koramil Curug Bersama JMSI Kampanye 3M Dan Bagikan Masker Untuk Masyarakat

“Boleh jadi Kaesang inisiatif pribadi, tapi boleh jadi juga khususnya terkait pengumuman vaksin gratis tahu lebih dulu. Susah memastikannya. Persepsi bahwa itu semacam insider trading tidak bisa disalahkan,” ujar Mardani.

“Menjadi keluarga Presiden memang berakibat mengecilnya ruang aktivitas privat karena mereka diharapkan menjadi contoh pelaksanaan etika kekuasaan di ruang publik,” imbuh dia.

Berita Terbaru