Kapal Riset Pemecah Es Cina Tuntaskan Ekspedisi Antartika

NKRIKU, Shanghai – Xuelong 2 atau Snow Dragon 2, kapal riset pemecah es milik Cina, menuntaskan ekspedisi Antartika ke-37 negara tersebut pada Jumat, 7 Mei 2021, dan kembali ke pelabuhan asalnya di Shanghai.

Xuelong 2 bertolak dari Shanghai untuk melakukan ekspedisi ilmiah pada 10 November 2020 dan menempuh perjalanan lebih dari 36.000 mil laut selama 179 hari terakhir.

Berita Populer  Larangan TikTok di Amerika Berlaku Mulai Hari Ini, Begini Cina Mengancam

Kapal ini mengangkut pasokan dan staf rotasi ke Stasiun Zhongshan dan Stasiun Tembok Besar milik Cina di Antartika. Investigasi lingkungan dan ekosistem laut dilaksanakan sebagai bagian dari ekspedisi selama perjalanan tersebut.

Tim itu juga berhasil melaksanakan operasi penyelamatan para anggota ekspedisi Antartika internasional dan memperkuat kerja sama internasional dalam pasokan material ekspedisi Antartika. Ekspedisi ini berhasil melalui ujian COVID-19 setelah nol infeksi dilaporkan di antara anggota tim.

Berita Populer  50 Juta Tahun Lalu, Burung Raksasa Ini Kuasai Antartika

Ini menjadi kali pertama bagi Xuelong 2 untuk menuntaskan ekspedisi kapal tunggal di sekitar Antartika.

Sebagai kapal riset ilmiah dan pemecah es kutub yang dikembangkan secara independen oleh Cina, Xuelong 2 memiliki panjang 122,5 meter dan lebar 22,32 meter, dengan berat benaman (displacement) 13.996 ton. Kapal ini dapat terus-menerus memecah es setebal 1,5 meter dengan kecepatan 2 knot (3,70 km/jam) hingga 3 knot (5,56 km/jam).

Berita Populer  Surat Terbuka 24 Ilmuwan Dunia Tolak Hasil Studi Covid-19 WHO dan Cina

Sebelum ekspedisi ini, kapal riset Xuelong 2 sudah menyelesaikan satu misi ke Kutub Selatan dan satu misi ke Kutub Utara sejak diserahterimakan pada Juli 2019.

XINHUA | ANTARA

Baca:
Pengumuman WhatsApp: Pengguna Tolak Pembaruan 15 Mei Akan Alami Ini

Berita Terbaru