oleh

Kasat Reskrim Polres Selayar: Dugaan Politik Uang Dapil 4 Selayar Tidak Cukup Alat Bukti

Selayar, nkriku.com – Kasat Reskrim Polres Kepulauan Selayar, Iptu Arham Gusdiar membenarkan penyidikan kasus dugaan politik uang di Dapil 4 Selayar, Kecamatan Pasimasunggu, Pasimasunggu Timur dan Kecamatan Takabonerate, Pemilu 2019, dianggap tidak cukup bukti, Kamis 13/06/19.

Dugaan kasus politik uang ini dilaporkan oleh Sukran pada saat minggu tenang pemilu 2019 lalu dengan terlapor atas nama H. M. Suwadi dari caleg partai PKS, dengan barang bukti sejumlah uang dan amplop.

Baca juga  Polres Kepulauan Selayar Peringati Puncak HUT Bhayangkara ke-73

Melalui WatsApp Iptu Arham Gusdiar Setelah dikonfirmasi adanya beredar surat Bawaslu Kabupten Kepulauan Selayar yang ditandatangani oleh Ketua Kordiv SDM, Organisasi dan Datin, Nurul Badriyah menyatakan bahwa dugaan kasus politik uang tidak cukup alat bukti, Iptu Arham membenarkan hal tersebut.

Baca juga  Humas Polres Selayar: Jangan Anggap Wartawan Sebagai Penghalang

“Kami pihak kepolisian dari hasil penyidikan kami dengan dibantu Bawaslu dan koordinasi kejaksaan, sudah melakukan upaya maksimal dengan keterbatasan waktu yang ada, yaitu dengan memeriksa sejumlah saksi saksi dan memaksimalkan mengumpulkan alat bukti termasuk menerima masukan dari pihak pelapor dibawaslu, kemudian dilakukan pembahasan di Gakkumdu bersama Bawaslu dan Kejaksaan. Tetapi Dari hasil pemeriksaan saksi saksi tidak memenuhi alat bukti sehingga dari hasil pembahasan tersebut disimpulkan bahwa unsur pasal yang disangkakan tidak terpenuhi,” Kutip Iptu Arham. (#*#)

Baca juga  Selain Politik Uang, Ketua FPS Laporkan Dugaan adanya Pemilih Anak Dibawah Umur di Selayar
Loading...

Baca Juga: