by

KEJAM! Bunuh Anaknya yang Masih Balita, Ada Ritual Spiritual Pembunuhan Berantai Wowon Cs

Pasang

NKRIku.com – Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengungkap ada ritual spritual dalam kasus pembunuhan berantai Cianjur dan Bekasi yang dilakukan Wowon Erawan alias Aki Cs.

Berdasarkan pengakuan Wowon, ritual spritual ini dilakukan dia dengan membunuh anaknya kandungnya yang masih berusia 2 tahun, Bayu, demi menggapai kesuksesan.

Dalam kasus pembunuhan berantai di Cianjur dan Bekasi ini, hanya satu korban laki-laki yaitu Bayu yang masih berusia 2 tahun. Sementara delapan korban lainnya merupakan wanita, tiga di antaranya merupakan istri Wowon sendiri.

Diketahui, balita Bayu tewas di tangan Duloh alias Solihin, atas perintah Wowon.

“Duloh membunuh Bayu atas perintah ritual spiritual Wowon agar bisa mencapai kesuksesan,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi, dilansir dari pojoksatu.id.

Kendati demikian, pihaknya enggan serta-merta percaya dengan pengakuan tersangka Wowon dan Duloh ini.

Hengki mengaku pihaknya masih mendalami motif pembunuhan Bayu ini.

“Tapi kami penyidik tidak bersandar pengakuan tersangka. Kami masih mendalami motif ini,” tuturnya.

“Tapi kalau kita tanya, ya jawabannya atas perintah spiritual dari Aki (Wowon,Re),” imbuh Hengki.

Kombes Hengki menegaskan akan mengusut tuntas kasus pembunuhan berantai Bekasi dan Cianjur ini.

Anak tiri Wowon bernama Salsa mengungkap kronologi Bayu dibawa ayah kandungnya Wowon untuk ditumbalkan di tangan Duloh.

Terpisah, Salsa yang merupakan anak kandung Ai Maemunah (juga jadi korban pembunuhan Wowon Cs,Red) mengungkapkan, sekitar November 2022, Wawan membawa Bayu dengan mengendarai sepeda motor.

Kepada Salsa dan Ai Maemunah, Wawan mengatakan akan menyunat Bayu di Lombok, di kampung halaman Wawan.

“Katanya mau disunat di Lombok di rumah ibu dari ayah tiri saya. Berangkatnya pakai motor dari kontrakan di Cipeuyeum, Kecamatan Haurwangi,” katanya, Minggu (22/1).

Setelah itu, lanjut Salsa, adik tirinya itu tak pernah lagi terlihat maupun dibawa pulang.

Dia bersama ibunya, Ai Maemunah dan kakaknya yang lain tidak menaruh curiga. Bahkan, mereka mengira jika adiknya selama ini tinggal sementara di kampung halaman Wawan di Lombok, NTB.

Namun faktanya, Bayu dikubur di samping rumah Wawan di Kampung Babakan Mande, Desa Gunungsari, Ciranjang, Cianjur. (***)

Artikel ini telah tayang di radarsolo.jawapos.com dengan judul Bunuh Anaknya yang Masih Balita, Ada Ritual Spiritual Pembunuhan Berantai Wowon Cs