Kelelahan, Separuh Anggota Tim Tracing Covid-19 Bertumbangan

Selasa, 05 Mei 2020, 08:53 WIB

“Sampai saat ini, petugas tracing timnya ya itu-itu saja. Mereka belum dapat ekstra feeding. Sudah tumbang beberapa orang. Makanya saat tracing pasien di Cisurupan sempat telat. Sebelumnya mereka di-rapid test dulu, (sakit) karena kelelahan,” ujar Ketua Forkopkes Garut, dr Edy Kusmayadi, Senin (4/5).

Berita Populer  Benny Tjokro-Heru Hidayat Divonis Seumur Hidup, DPD Apresiasi MA Dan Kejagung

Untuk itu, Edy mengimbau kepada masyarakat agar bersikap jujur dalam memberikan keterangan ke petugas medis. Masyarakat juga diminta taat kepada protokol kesehatan dan aturan pemerintah.

“Masyarakat juga jangan menstigmatisasi negatif tenaga kesehatan yang melakukan tugas penanganan Covid-19. Bahkan sebaliknya, harus memberi dukungan,” kata Edy.

Berita Populer  Ketua Komisi III DPR Kutuk Pembunuhan Satu Keluarga Di Sigi, Kapolda Diminta Usut Tuntas

Selain itu, Edy juga meminta para tenaga kesehatan untuk tetap berada di garda terdepan. Selain itu, juga harus menjaga ketahanan diri serta berpedoman terhadap imbauan organisasi profesi dan standar prosedur penanganan.

Kemudian, demi melindungi para petugas medis, Edy memohon pemerintah bisa memenuhi APD yang terstandar. Terutama di setiap Puskesmas karena menjadi garda terdepan. Semua karyawan Puskesmas, lanjutnya, harus memakai APD saat memberikan pelayanan.

Berita Populer  Tanggapi Megawati, Orang Dekat SBY: Jangan Generalisasi Semua Milenial Sebagai Perusak

“No APD, no service. Kami meminta APD ini bisa tersedia. Soalnya sekarang fokusnya ke rumah sakit. Padahal Puskesmas juga membutuhkan,” tandasnya.

Berita Terbaru