Kemenhub Inspeksi Seluruh Boeing 737 Seri Classics


Jakarta, NKRIKU Indonesia —

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menginspeksi seluruh pesawat Boeing seri Classics, yakni Boeing 737-300/400/500 mulai 11 Januari 2021.

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan hal itu sebagai tindak lanjut kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 tipe Boeing 737-500 teregistrasi PK-CLC yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Sabtu (9/1) pukul 14.40 WIB.

Berita Populer  Kapal Patroli Kemenhub Temukan Benda-Benda dari Pesawat Sriwijaya Air

Ia menambahkan pemeriksaan khusus tersebut tertera dalam surat bernomor KP.004/1/10/DKPPU-2021.

“Ya, betul akan dilakukan inspeksi,” kata Adita seperti dikutip Antara, Rabu (13/1).

Sementara itu, Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Kemenhub akan menunjuk tim untuk melakukan pemeriksaan khusus terhadap pengoperasian seluruh pesawat Boeing 737 Classics tersebut.

“Ini preventive action kepada pesawat tipe yang sama Boeing 737 Classics yang ada di Indonesia dan hal ini biasanya dilakukan di negara-negara lain untuk tindakan pencegahan,” tutur Adi.

Berita Populer  Garuda Tak Tahu Angkut Penumpang Positif Covid-19 di Pesawat

Pemeriksaan meliputi AD compliance, inspeksi rutin dan major inspection dengan approved maintenance, termasuk component replacement status (status penggantian komponen), CPCP, SSID, SIP, ELT inspection.

[Gambas:Video NKRIKU]

Kemudian monitoring repetitive defect (pengawasan kerusakan yang berulang), pelatihan pilot kaitannya dengan weather avoidance (pencegahan cuaca) dan upset recovery training, serta pilot proficiency check (pemeriksaan kecakapan pilot).

Berita Populer  Satu Penumpang Sriwijaya Air SJ-182 Teridentifikasi, Polisi: Atas Nama Okky Bisma

Terakhir, pemeriksaan crew duty time terkait dengan pengalaman terbaru hingga pemeriksaan implementasi surat edaran pada masa pandemi covid-19 berkaitan dengan kesiapan kru dan operasional pesawat dan lainnya.

Dalam surat tersebut, seluruh operator Boeing 737 juga diinstruksikan untuk menyiapkan dokumen salinan. Tujuannya, agar pemeriksaan yang dapat menggunakan kerja dari rumah dengan cara komunikasi melalui surel, telepon, panggilan video, mempertimbangkan kondisi pandemi dan/atau onsite inspection.

(hrf/sfr)

Berita Terbaru