Kementerian Agama Akan Keluarkan Aturan Mengenai Mudik Liburan Natal

Dalam hal ini, Kementerian Agama (Kemanag) akan membuat satu aturan mengenai mudik, yang tujuannya adalah untuk mencegah klaster liburan Natal.

“Masalah mudiknya juga akan kami cantumkan disitu (aturan yang dibuat), bersamaan dengan kami keluarkan produk (hukum) itu,” ujar Menteri Agama Fachrul Razi, dalam siaran pers yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (26/11).

Berita Populer  Yel-yel 'Evo, Evo, Evo' Meriahkan Kota Chimore, Sambut Kembalinya Morales Mantan Presiden Pribumi Pertama

Fachrul Razi mengungkapkan, aturan mengenai mudik Natal itu nantinya akan digabung dengan pengaturan tentang penyelenggaraan ibadah Natal dalam masa pandemi Covid-19.

Sampai saat ini, aturan tersebut dibahas bersama jajarannya di Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Kristen dan Ditjen Bimas Katholik.

Berita Populer  Momen Perayaan Idul Adha, Pasien Positif Covid-19 Kembali Naik 2.040 Kasus

“Sudah kami rapatkan, untuk dirumuskan bersama Bimas Kristen dan Bimas Katholik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Fachrul Razi juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat untuk taat protokol kesehatan saat menjalani ibadah Natal nanti. Di mana, isinya tidak jauh berbeda dengan apa yang disampaikan untuk perayaan hari raya Idul Fitri dan Idul Adha yang lalu.

Berita Populer  Pemerintah Perlu Libatkan Pengawas Internal Agar Dana Otsus Maksimal

“Pada dasarnya, mirip saja dengan yang lalu. Kalau di rumah ibadah betul-betul kami garis bawahi, jangan berkerumun, jaga jarak, cek kesehatan dan lainnya. Itu semua sama saja,” pungkas Fachrul Razi.

Berita Terbaru