Kenapa Virus Covid-19 Varian Delta Sangat Menular? Hasil Studi Ini Menjawabnya

NKRIKU, Jakarta – Berikut adalah data tambahan dari ganasnya Covid-19 varian Delta. Seperti diketahui virus corona Covid-19 varian ini telah mendominasi penularan kasus baru di banyak negara saat ini. Di Amerika Serikat, infeksi varian B.1.617.2 yang pertama dideteksi di India ini bahkan mencapai 80 persen.

Dalam studi itu, tim penelitinya menganalisis pasien Covid-19 saat wabah pertama varian Delta diketahui sampai di Guangzhou, ibu kota Provinsi Guangdong, Cina, antara 21 Mei dan 18 Juni. Mereka mengukur jumlah konsentrasi virus yang menjangkit dalam tubuh 62 orang itu dan membandingkannya dengan jumlahnya pada 63 pasien yang terinfeksi varian awal Covid-19 pada tahun lalu.

Berita Populer  Serangan Mematikan Corona dan Kebangkrutan Pizza Hut

Mereka juga menemukan kalau pasien yang terkonfirmasi terinfeksi Covid-19 varian Delta menyebarkan virus lebih awal dalam infeksinya. Para peneliti dalam studi itu lalu menekankan pentingnya karantina segera selama 14 hari setelah terjadi kontak dengan seseorang yang positif terinfeksi Covid-19 varian Delta. Ini sejalan dengan rekomendasi yang diberikan CDC Amerika Serikat.

Berita Populer  25 Relawan Uji Vaksin Sinovac di Bandung Positif Covid-19

Atau akan lebih baik jika setiap orang sudah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap. Data awal dari beberapa negara bagian di AS menunjukkan sebanyak 99,5 persen kematian karena Covid-19 dalam beberapa bulan belakangan adalah mereka yang belum divaksinasi. Sebanyak 97 persen dari para pasien di rumah sakit pun diketahui mereka yang belum mendapatkan vaksin Covid-19.

“Kita tahu kalau varian Delta … saat ini berkembang di kantong-kantong wilayah dengan laju vaksinasi rendah,” kata Direktur CDC Amerika Serikat, Rochelle Walensky, saat memberikan keterangan di Gedung Putih pada awal Juli. Dia menambahkan, “Kami juga tahu kalau vaksin-vaksin yang dpakai saat ini mampu mencegah gejala berat, perawatan intensif di rumah sakit, dan kematian akibat infeksi Covid-19 varian Delta.”

Berita Populer  Lawan Trump, TikTok Daftarkan Gugatan di Pengadilan Los Angeles

NPR, VIROLOGICAL.ORG

Baca juga:
Waspada Covid-19 Varian Delta Plus, Ini Bedanya dari Delta

Berita Terbaru