Kendalikan Nafsu Belanja Dadakan dengan 5 Langkah Ini!

NKRIKU Salah satu kegiatan yang bisa membuat anggaran bulanan terus membengkak adalah belanja dengan cara impulsif atau belanja dadakan tanpa perencanaan. Dorongan ini pun dialami oleh setiap orang.

Apalagi telah mendapatkan THR dorongan belanja dadakan semakin kuat, sehingga kamu harus berhati-hati.

Beberapa orang berhasil mengendalikannya untuk sekaligus mengatur anggaran bulanan. Namun, beberapa orang yang lain tidak berhasil dan menyerah.

Meski dikenal sulit, tetapi kamu bisa tetap berusaha untuk mengendalikan belanja dadakan dengan menerapkan beberapa langkah berikut ini.

1. Susun daftar belanja

Dari sekian banyak cara, membuat daftar belanja adalah salah satu cara yang paling sering disarankan oleh banyak orang. Tidak hanya memang dianggap berhasil, memiliki daftar belanja juga dapat menghemat anggaran bulanan.

Berita Populer  Yuk Rajin Lakukan Cara Ini, Biar Jadi 'Sultan' di Usia Muda!

Ketika sudah memiliki daftar belanja, kamu akan teringat kembali ketika dorongan untuk belanja secara tiba-tiba muncul. Selain itu, kamu juga akan fokus pada barang belanja yang kamu butuhkan saja hingga terhindar dari belanja barang yang ternyata tidak terlalu kamu butuhkan. 

2. Terapkan masa tunggu

Dorongan untuk belanja dadakan akan timbul pada saat itu juga dan biasanya akan reda sesaat setelahnya. Maka dari itu, biasakan dirimu untuk menunggu beberapa saat ketika dorongan untuk belanja secara tiba-tiba datang.

Masa tunggu tersebut berbeda-beda untuk setiap orang, bisa beberapa jam, beberapa hari, minggu atau bahkan bulan. Namun, masa tunggu ini adalah untuk memberikan dirimu sendiri waktu untuk berpikir apakah membeli barang tersebut adalah benar-benar menjadi kebutuhanmu. Dengan sering melatihnya, lama-kelamaan kamu akan bisa mengendalikan impulsif belanja tersebut. 

Berita Populer  5 Poin Penting yang Perlu Diketahui Soal THR PNS 2021

3. Selalu berusaha untuk belanja dengan logis

Ketika impulsif muncul, seseorang akan cenderung mengeluarkan uang secara emosional sehingga setiap melihat barang yang disuka. Meski harganya sangat mahal dan jauh di atas anggaran, kamu akan tetap membelinya.

Padahal, beberapa barang tersebut hanya akan menimbulkan kesenangan sesaat saja. Untuk menghindarinya, usahakan untuk selalu logis dalam melihat harga barang yang akan kamu beli. Pastikan untuk tetap menggunakan pola pikir rasional dalam menyesuaikan harga barang dengan kemampuan finansialmu.

4. Belanja ketika pikiran jernih

Kondisi seseorang sangat berpengaruh kepada munculnya pembelanjaan impulsif. Pasalnya, salah satu pelampiasan dari rasa sedih, galau, bosan, marah, hingga suntuk adalah dengan berbelanja. Sebagian besar, belanja tersebut adalah impulsif dan hanya untuk kesenangan sesaat.

Berita Populer  Lebaran Sebentar Lagi, Begini Cara Menghitung THR 2021 bagi Pekerja Swasta

Bahkan, keadaan tersebut dapat membuatmu belanja berbagai barang yang sebenarnya tidak kamu butuhkan. Maka dari itu, usahakan untuk belanja dengan pikiran jernih dan suasana hati yang netral.

5. Mengurangi pengeluaran

Mulailah dengan cara meminimalisir pengeluaran ketika belanja impulsif muncul. Jika kamu belanja online, lakukan window shopping dengan cara memilah-milah barang dan masukkan ke keranjang dan jangan lakukan checkout untuk membayarnya.

Disadari atau tidak, hal tersebut dapat mengurangi dorongan untuk belanja dadakan atau tiba-tiba. Namun, ketika belanja offline, pilih alternatif barang yang memiliki harga paling murah agar anggaran tidak terlalu jauh membengkak. []

Berita Terbaru