Kepala BKF Ungkap Indonesia Sudah Resesi Seepanjang Tahun 2020

NKRIKU, Pemerintah kembali merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi hingga akhir tahun 2020 yakni berada di kisaran minus 1,7 persen hingga minus 0,6 persen.

Proyeksi tersebut lebih rendah jika dibandingkan dengan sebelumnya, yakni di kisaran minus 1,1 persen hingga positif 0,2 persen.

Dengan revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi yang cenderung negatif di akhir tahun, pertumbuhan ekonomi juga bakal negatif pada kuartal III dan IV. Sehingga, Indonesia dipastikan mengalami resesi karena pertumbuhan ekonominya yang negatif selama dua kartal berturut-turut.

baca juga:

Menurut Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu, resesi berarti perlambatan ekonomi yang berlangsung secara berkepanjangan.

Dengan demikian, sebenarnya resesi yang dialami Indonesia sudah mulai terjadi sejak kuartal pertama di tahun ini. Sebab pertumbuhan ekonomi sudah terkontraksi sejak kuartal pertama tahun 2020 yakni hanya sebesar 2,97 persen.

“Kalau kita lihat data Q1 sudah melambat di bawah 5 persen. Q2 apalagi itu dalam sekali. Lalu Q3 nanti kita expect akan berada di sekitar minus 2,9 sampai minus 1 persen. Berarti memang sudah resesi. Jadi memang dari kuartal 1,2,3 ya pasti ini sudah perpanjangan sebenarnya perlambatan perekonomian kita itu,” ujarnya dalam diskusi daring, Jumat (25/9/2020).

Lebih lanjut, kata Febrio, walaupun secara keseluruhan di tahun 2020 perekonomian Indonesia berada di territory negatif alias resesi, namun Indonesia masih jauh lebih baik dibandingkan negara-negara lainnya. 

“Indonesia memang jelek di Q2 tetapi dibandingkan seluruh dunia saya sih lebih senang di Indonesia dibandingkan ada di India misalnya sekarang. Bahkan Q3 nya juga kita akan membaik relatif membaik dibandingkan negara-negara lain,” lanjutnya.

Meski demikian Febrio berharap pada kuartal empat tahun ini, perekonomi nasional akan tumbuh lebih baik.

“Nah,, harapannya tentunya q4 akan membaik apa nggak ini yang akan menjadi fokus kedepan. Sebenarnya kalau resinya ya memang kita sudah resesi dari sepanjang tahun ini kita resesi sebenarnya,” tambahnya.[]

Berita Terbaru