Kerja Jokowi di Bidang Energi Masih Perlu Digenjot, Komisi VII Beri Masukan Cara Terbaik

NKRIKU, JAKARTA – Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf genap satu tahun. Banyak yang menuai kontoversial. Tak sedikit pula yang merespon dengan baik.

Pun banyak kerja nyata yang sudah dilakukan oleh Jokowi-Ma’ruf dalam program Indonesia Maju. Salah satunya, menyelasaikan bidang Energi yang terjadi di negara ini.

Demikian disampaikan oleh Anggota Komisi VII DPR RI Ratna Juwita dalam keterangannya kepada NKRIKU di Jakarta, Rabu (20/10/2020).

“Sudah banyak inovasi dan kerja-kerja yang dilakukan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi-Ma’ruf Amin, termasuk di bidang energi,” ungkapnya.

Kendati begitu, politisi PKB itu tetap mengingatkan orang nomor satu di Indonesia untuk lebih keras lagi dalam menyelesaikan semua permasalahan energi.

“Masih butuh usaha yang lebih keras lagi untuk menyelesaikan defisit energi yang terjadi di Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, pembenahan dan penyelesaian tersebut termasuk ke dalam kontribusi dari sektor energi baru terbarukan yang harus lebih dimaksimalkan lagi.

“Pemerintah harus memberikan keberpihakan dari sektor kebijakan maupun anggaran supaya lebih terlihat peningkatannya sesuai amanah RPJMN bahwa bauran EBT sebesar 23% di 2025,” jelasnya.

Anak buah Cak Imin juga menekankan pemerintahan Jokowi- Ma’ruf Amin semakin ada perhatian khusus untuk perkembangan potensi EBT di Indonesia.

“Karena transisi energi ini harus segera dilakukan mengingat cadangan energi fosil di nusantara juga akan segera habis,” pungkasnya.

(muf/pojoksatu)

Berita Terbaru