Ketinggian Air Pasang 2 Meter, Kecamatan di Kalsel Ini Paling Terdampak

NKRIKU.COM – Dua kecamatan di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, paling terdampak air pasang. Kecamatan di Kurau dan Bumi Makmur seakan menghilang disapu banjir dengan ketinggian hingga dua meter.

“Dua kecamatan ini paling membahayakan keselamatan warga sehingga kami lakukan evakuasi besar-besaran dalam tiga hari terakhir,” terang Bupati Tanah Laut Sukamta di Pelaihari, Sabtu (16/1/2021).

Kekinian warga di dua daerah itu diungsikan ke beberapa desa di Kecamatan Tambang Ulang yang sudah didirikan posko pengungsian dan dapur umum. Sebagian juga di tempatkan di Kecamatan Pelaihari.

Berita Populer  3 Dapur Umum TNI-Polri di Jakarta Tetap Beroperasi selama Ramadan

Diakui Sukamta, banjir awal tahun ini merupakan terbesar selama sejarah 34 tahun dia tinggal di kabupaten berjuluk Bumi Tuntung Pandang.

Baca Juga:
Banjir Landa Medan, Dapur Berkah Gelora Didirikan di 15 Titik Rawan

Hingga saat ini hanya tiga kecamatan yang relatif aman dari banjir meski juga terjadi kenaikan debit air yaitu Kecamatan Batu Ampar, Jorong dan Kintap.

Sementara delapan kecamatan lainnya semua terdampak banjir dengan ketinggian air bervariasi yaitu Bati-Bati, Tambang Ulang, Kurau, Bumi Makmur, Pelaihari, Panyipatan, Takisung dan Bajuin.

“Total ada sekitar 4.000 rumah terdampak dengan 13.000 jiwa diungsikan. Sebagian masih ada yang bertahan di rumahnya namun tetap kita imbau agar mau dievakuasi jika kondisinya tidak memungkinkan lagi,” jelasnya.

Berita Populer  Prajurit TNI Blusukan ke Kampung Bagikan Makanan untuk Warga Terdampak Covid-19

Tak hanya pemukiman penduduk, banjir kali ini juga memutus dua jembatan vital yang jadi akses warga yaitu jembatan di jalan nasional penghubung Kelurahan Angsau dan Kelurahan Pabahanan menuju Kota Pelaihari, ibukota kabupaten serta jembatan penghubung Kecamatan Kurau dan Takisung.

Putusnya jembatan di Takisung ini membuat dua desa terisolir yaitu Tabanio dan Pagatan Besar, sehingga tim SAR gabungan berupaya segera menyelamatkan warga untuk dievakuasi.

Berita Populer  Banjir Kalimantan Selatan Telan Korban Hampir 2.000 Sapi dan 9.000 Ayam

Baca Juga:
Gunung Merapi Siaga, dr Tirta ke Jogja Bantu Dinkes Sleman Bawa 5000 Masker

Sukamta menyatakan perlu langkah serius dari pemerintah daerah dibantu semua elemen baik TNI-Polri, Basarnas dan unsur lainnya termasuk relawan yang bahu membahu dalam penanggulangan banjir saat ini.

“Fokus kami ada tiga, yakni rakyat harus selamat, rakyat tidak boleh kelaparan dan rakyat harus sehat. Kami berterima kasih juga kepada Presiden Joko Widodo yang sudah memberikan bantuan penanggulangan melalui Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto hari ini,” tandasnya. (Antara)

Berita Terbaru