Komandan Pemberontak Ternama Kolombia Tewas Dalam Operasi Intelijen

Uriel Komandan pemberontak ELN

NKRIKU, Jakarta – Pasukan keamanan Kolombia mengklaim berhasil membunuh seorang komandan pemberontak ternama, yang dikenal dengan nama ‘Nom de Guerre Uriel’, selama operasi di provinsi pesisir Pasifik Choco.

Uriel, yang bernama asli Andres Felipe Vanegas Londono, adalah seorang pemimpin Tentara Pembebasan Nasional (ELN) dan dikenal karena penampilannya di media, video online, dan akun Twitter.

Berbicara dalam siaran dengan polisi dan pemimpin militer pada Minggu malam, , Presiden Iván Duque mengatakan Uriel bertanggung jawab atas penculikan, pembunuhan aktivis hak asasi manusia dan anggota pasukan keamanan, dan perekrutan paksa anak di bawah umur.

“Teroris Andres Felipe Vanegas Londono, yang menggunakan alias Uriel, telah dijatuhkan,” kata Duque. Penjahat ini terbunuh dalam operasi intelijen bersama yang cermat oleh tentara nasional Kolombia dan polisi nasional, melansir Guardian, Senin(26/10).

“Uriel menggunakan media sosialnya untuk “membela kejahatan”, kata Duque, saat dia meminta anggota ELN lainnya untuk didemobilisasi.

ELN, yang didirikan pada tahun 1964 oleh para pendeta radikal, dianggap lebih radikal dan tidak dapat dikendalikan dibandingkan para pemberontak Farc , yang menandatangani kesepakatan damai pada 2016 dan sekarang menjadi partai politik yang sah.

ELN, yang memiliki sekitar 2.000 pejuang, memulai pembicaraan damai dengan pemerintah sebelumnya, tetapi negosiasi gagal setelah pemboman mobil di Bogotá dan Duque menuntut agar gerilyawan membebaskan semua sandera mereka.

DMCA.com Protection Status

Berita Terbaru