Konawe Selatan Panen Raya Padi, Mentan: Sektor Pertanian Terus Meningkat Tajam

NKRIKU, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL), didampingi Plt Bupati Konawe Selatan Arsalim Arifin melakukan panen raya padi di Desa Cialam Jaya, Kecamatan Konda, Konawe Selatan, beberapa waktu lalu.

Panen raya ini merupakan upaya Kementerian Pertanian (Kementan) untuk terus memacu daerah dan petani agar mempriotaskan peningkatan produksi dan ketersediaan pangan, di antaranya beras sebagai pangan pokok strategis terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Mentan SYL mengatakan pertanian adalah sektor yang mampu menunjukkan kinerjanya di tengah kondisi Pandemi wabah Covid 19. Melansir data BPS peran sektor pertanian terhadap total PDB mencapai 14% dan menyediakan lapangan kerja bagi hampir separuh total penduduk. Peningkatan pertumbuhan PDB sektor pertanian pada kuartal II 2020 ini capaian 16,24% dibandingkan kuartal sebelumnya.

baca juga:

“Di saat sektor lainnya terpuruk, justru pertanian yang meningkat tajam. Ekspor pertanian kita bulan Januari sampai dengan Agustus 2020 mencapai Rp 258 triliun dan di bulan September ekspor pertanian naik 20,84 persen dibanding bulan sebelumnya. Begitu juga daya beli petani atau NTP periode Januari-September 2020 sebesar 101,66 atau naik 0,99 persen dan NTUP periode ini naik 0,90 persen,” katanya.

“Saya dengar, Konsel juga mensuplay daerah lain. Ini hebat. Terima kasih Pak Bupati, Pak Kadis, teman-teman penyuluh dan petani semua yang saya cintai. Saudara semua adalah pejuang, pahlawannya pertanian,” harapnya. 

Lebih lanjut, SYL menegaskan Kementan terus membangun konsolidasi bersama semua pihak untuk bahu membahu memajukan sektor pertanian dengan penerapan teknologi pertanian modern dan digital dan hadirnya lumbung pangan nasional yang terintegrasi secara korporasi. Penguatan pangan menjadi tugas utama negara sebab urusan makanan bagi 273 juta rakyat Indonesia adalah sesutu yang tidak bisa ditunda-tunda ketersediaannya. 

“Kalau baju robek, mau beli yang baru bisa ditunda. Motor rusak, mau yang baru bisa ditahan-tahan. Tapi untuk urusan makan, tidak bisa ditunda,” tegasnya. 

Di kesempatan yang sama, Plt Bupati Konawe Selatan Arsalim Arifin mengatakan Konawe Selatan merupakan salah satu daerah kabupaten produsen padi terbesar di provinsi Sulawesi Tenggara. Produksi padi tahun 2020 diperkirakan mencpai 79.746 ton GKG atau setara 45.750 ton Beras. 

“Kami sangat mendukung program pengembangan pertanian melalui kawasan korporasi. Ini sangat membantu upaya pemerintah daerah Kabupaten Konawe Selatan untuk mendorong produktivitas pertanian bagi para petani terus dilakukan. Hal itu mendorong peningkatan produksi pertanian para petani dan kesejahteraan masyarkat itu sendiri,” ujarnya.

Berita Terbaru