Kondisi Memburuk karena Corona, Menlu Belgia Dilarikan ke RS


Jakarta, NKRIKU Indonesia —

Menteri Luar Negeri Belgia Sophie Wilmes harus menjalani perawatan insentif di rumah sakit setelah kondisinya kian memburuk akibat virus corona.

Ia telah dinyatakan positif terinfeksi virus tersebut pada pekan lalu dan melakukan isolasi mandiri. Namun kondisinya memburuk pada Rabu (21/10) malam waktu setempat. Ia pun dilarikan ke rumah sakit Brussel.

“Dia sadar dan dia bisa berkomunikasi,” kata juru bicaranya, mengkonfirmasikan bahwa Wilmes menerima perawatan intensif dilansir dari AFP, Kamis (22/10).

Berita Populer  Kasus Sembuh Sehari 4.555 Orang, Ini 10 Provinsi dengan Penambahan Terbanyak

Sementara itu, seorang sumber di kantornya mengatakan kondisi sang Menteri “stabil”. Melalui akun Twitter, Perdana Menteri Belgia, Alexander de Croo yang kini tengah mengambil alih tugas Wilmes mendoakan agar cepat pulih.

“Tidak ada yang kebal dari virus berbahaya ini. Bersama sebagai satu, kita akan mengalahkan Covid-19!” tulisnya.

Berita Populer  Kasus Corona di Jatim Hampir Menyalip Jakarta

Beberapa politisi senior Eropa jatuh sakit karena virus corona. Diketahui Menteri Luar Negeri Austria, Alexander Schallenberg dinyatakan positif pada hari yang sama dengan Wilmes.

Uni Eropa sedang meninjau kebijakan untuk pertemuan tatap muka setelah KTT Brussels pekan lalu menyebabkan tiga pemimpin negara melakukan isolasi diri setelah para menterinya terinfeksi.

Belgia sendiri saat ini sedang mengalami salah satu gelombang kedua epidemi terburuk di dunia. Tercatat ada 10.539 kematian akibat corona di negara tersebut.

Berita Populer  Dampak Corona, Wuhan Tegaskan Larangan Menjual dan Konsumsi Hewan Liar

Jumlah infeksi yang dikonfirmasi meningkat dua kali lipat dalam sebulan menjadi 253.386, dan ada 3.274 pasien saat ini di rumah sakit, meskipun penguncian parsial telah membuat bar dan restoran tutup.

Menteri dan ilmuwan pemerintah akan mengadakan pertemuan darurat pada hari Jumat dan diperkirakan akan mengumumkan langkah-langkah yang lebih ketat untuk membendung penyebaran virus.

(ndn/dea)

[Gambas:Video NKRIKU]

Berita Terbaru