KPK Tegaskan Ancaman Pidana Mati Bagi Pihak yang Menyalahgunakan Anggaran Covid-19

NKRIKU, JAKARTA – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menegaskan ancaman pidana mati bagi pihak-pihak yang menyalahgunakan anggaran penanganan Covid-19.

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR, Rabu (29/4/2020).

Berita Populer  37 Pegawai KPK Mundur, DPR: Jangan Digoreng untuk Mendiskreditkan

“Maka bagi yang melakukan korupsi dalam suasana bencana tidak ada pilihan lain. Kita menegakkan hukum yaitu tuntutannya pidana mati,” kata Firli.

Firli mengatakan KPK akan bertindak tegas kepada para pelaku korupsi anggaran bencana Covid-19.

Menurutnya, keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi.

Berita Populer  KPK Tetapkan Ketua DPRD Muara Enim Sebagai Tersangka Pengembangan Kasus Bupati Ahmad Yani

“KPK akan bertindak tegas dan sangat keras kepada para pelaku korupsi. Terutamanya dalam keadaan penggunaan anggaran penanganan bencana,” ucap Firli.

“Kenapa kami lakukan? Karena sebagaimana kami sampaikan di pembukaan salus populi suprema lex esto, keselamatan masyarakat merupakan hukum tertinggi,” imbuhnya.

Berita Populer  Rentetan Kesaksian Tetangga Novel Baswedan soal Air Keras

Diketahui, Pemerintah menambah alokasi anggaran untuk penanganan virus corona atau Covid-19 sebesar Rp 405 triliun.

Hal itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang kebijakan keuangan negara dan stabilitas sistem keuangan.

Sumber: Tribunnews

Berita Terbaru