KPU RI Tegaskan Penetapan Suara Jokowi-Ma'ruf Sudah Sesuai Pasal 6A UUD 45

NKRIKU, Komisioner KPU RI, Hasyim Asy’ari, menegaskan bahwa penetapan hasil Pilpres 2019 dengan pemenang Paslon 01 Jokowi-Amin sudah sesuai dengan ketentuan formula pemilihan (electoral formula) sebagaimana ditentukan oleh Pasal 6A UUD 1945.

Hal itu diungkapkan oleh Hasyim saat menanggapi Putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan gugatan Rachmawati Soekarnoputri Cs terkait pengujian norma PKPU Nomor 5 Tahun 2019 tentang Penetapan Pasangan Calon Terpilih, Penetapan Perolehan Kursi dan Penetapan Calon Terpilih dalam Pemilihan Umum.

“Pertama, mendapatkan suara lebih dari lima puluh persen dari jumlah suara dalam pemilihan umum (Paslon memperoleh lebih dari 50 persen suara sah nasional), yaitu 85.607.362 suara, 55,50 persen,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Selasa (7/7/2020).

baca juga:

Kedua, menurut Hasyim, mendapatkan suara dengan sedikitnya dua puluh persen suara di setiap provinsi. Ketiga, Hasyim menyebutkan, perolehan suara minimal 20 persen suara sah di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia.

“Tiga ketentuan tersebut adalah kumulatif, artinya  harus dipenuhi semua untuk dinyatakan sebagai pemenang Pilpres 2019,” ujarnya.

Selain itu, Hasyim juga mengatakan, apabila hanya terdapat dua Paslon, maka penghitungan untuk presiden terpilih adalah dengan cara membagi dua seluruh atau 100 persen suara sah nasional.

“Bila peserta Pemilu hanya ada dua Paslon, secara logis seluruh suara sah secara nasional, 100 persen, bila dibagi dua Paslon, tentu satu Paslon memperoleh suara lebih dari 50 persen dan Paslon lain memperoleh suara kurang dari 50 persen,” katanya.[]

(Visited 7 times, 1 visits today)
Ikuti @nkriku3 Ikuti @media_nkriku

Berita Terbaru