Kremlin: Presiden Putin Sudah Melakukan Segala Hal Untuk Mendamaikan Armenia Dan Azerbaijan

Presiden Rusia, Vladimir Putin telah melakukan berbagai macam hal untuk membawa Armenia dan Azerbaijan ke atas meja dan merundingkan penyelesaian konflik Nagorno-Karabakh secara damai, bahkan dalam kapasitas personal sekali pun.

Jurubicara Kremlin, Dmitru Peskov mengatakan, Rusia selalu berusaha untuk menghormati persahabatan dengan Yerevan dan Baku dalam setiap upayanya.

Berita Populer  Dosis Meragukan, AstraZeneca Buat Penelitian Baru Vaksin Covid-19

“Presiden Putin secara pribadi melakukan segala kemungkinan untuk membawa kedua negara dan rekan-rekannya ke jalur penyelesaian politik-diplomatik yang damai,” kata Peskov kepada wartawan, seperti dikutip Armen Press, Jumat (23/10).

Moskow diketahui telah berhasil membuat Armenia dan Azerbaijan mencapai  dua kali gencatan senjata kemanusiaan, meski keduanya tidak dapat bertahan lama.

Berita Populer  Dikabarkan Koma, Kim Jong Un Masih Kunjungi Pabrik Pupuk

Bahkan gencatan senjata pertama yang disepakati pada 9 Oktober dan seharusnya berlaku pada 10 Oktober tidak berlangsung dengan berbagai aksi serangan antara kedua belah pihak.

Setelah itu, Yerevan dan Baku kembali menyepakati gencatan senjata kedua pada 17 Oktober dan berlaku pada 18 Oktober. Gencatan senjata itu hanya berlangsung beberapa jam, sebelum adanya pertikaian baru.

Berita Populer  Bersama Anies Baswedan, Ariza Antarkan Almarhum Djoko Santoso Ke Peristirahatan Terakhir

Pertempuran sengit di Nagorno-Karabakh saat ini dimulai sejak 27 September. Ketika itu, Azerbaijan dan Armenia terlibat pertempuran dengan adanya dugaan keterlibatan pasukan asing.

Turki yang secara terang-terangan memberikan dukungan kepada Baku diduga telah mengirimkan para pejuang Suriah dan memberikan peralatan militernya untuk melawan Armenia.

Berita Terbaru