Kronologi Kasus Perdana Corona Klaster Keluarga Hadir di Aceh

Jakarta, NKRIKU Indonesia — Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Hanif menyebutkan untuk pertama kali Aceh terdapat penularan virus corona lokal dari klaster keluarga yang terjadi di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara.

Transmisi lokal itu terjadi saat pasien pasangan suami istri berinisial MS (42) dan DL (41) terkonfirmasi positif corona pada 10 Juni. Hanif menjelaskan, keduanya memiliki riwayat perjalanan dari Medan, Sumatra Utara.

Setelah itu, 23 orang yang pernah kontak langsung dan keluarga MS dan DL dilakukan pemeriksaan tes swab. Hasilnya, lima di antaranya terkonfirmasi positif corona. Kelimanya merupakan anak, saudara ipar dan mertua dari pasien MS dan DL.

Berita Populer  Polri Tindak 18 Kasus Penyimpangan Produksi dan Distribusi APD

Hanif mengatakan penularan itu diketahui berasal dari MS dan DL. “Iya benar. Sudah terjadi penularan lokal di Aceh tepatnya di Lhokseumawe dan Aceh Utara,” kata Hanif saat dikonfirmasi, Senin (15/6).
MS dan DL merupakan orang tanpa gejala (OTG). Semua orang yang pernah kontak dengan pasien tersebut masih ditelusuri, termasuk keluarganya. Kelima kasus baru ini berinisial YI (13), MH (14), JH (16), SH (45), dan SH (63), mereka diisolasi di RSUD Cut Mutia (RSUCM) Lhokseumawe.

Berita Populer  Usai Kapolres, Kini Giliran Sekda Dinyatakan Positif Corona

“Kelimanya diisolasi di RSUCM untuk perawatan dan pemantauan lebih lanjut,” katanya.

Hanif mengimbau masyarakat Aceh khususnya yang berada di Lhokseumawe dan Aceh Utara untuk tetap mengikuti protokol kesehatan. Bukan tidak mungkin, kata dia, jika warga abai jumlah pasien positif corona bisa meningkat.

“Kita imbau masyarakat untuk tetap mengikuti protokol kesehatan, kalau tidak mau ikut bukan tidak mungkin kita akan bisa seperti beberapa provinsi di Pulau Jawa,” ujarnya.

Insert Status Pasien Risiko Virus CoronaFoto: CNNIndonesia/Basith Subastian
Insert Status Pasien Risiko Virus Corona

Kepala Dinas Kesehatan Lhokseumawe, Said Alam mengatakan, tim gugus tugas sedang melakukan tracing lokal di area tempat tinggal pasien yang terkonfirmasi positif corona. Hal itu untuk memastikan virus tidak menyebar lebih luas lagi.

Berita Populer  Pasien terkait Covid-19 di RSD Wisma Atlet Bertambah 12 Jadi 656 Orang

“Kita terus melakukan tracking lokal dan tim sedang bergerak di lapangan. Kita juga akan melakukan tracing kemana perjalanan dia, dan dengan siapa dia melakukan kontak,” ucapnya.

Hingga kini secara kumulatif pasien positif corona di Aceh 27 orang. Dengan rincian, 19 sembuh, 7 dirawat di rumah sakit rujukan dan satu meninggal dunia. Dari jumlah itu, Lhokseumawe jadi daerah terbanyak pasien corona di Aceh dengan jumlah 7 orang. (dra/ain)

[Gambas:Video NKRIKU]

Berita Terbaru