Kualitas Udara Yogyakarta baik, Lebih Baik dari Sleman, Tetapi Lebih Buruk dari Wonosari

Jakarta, IDN Times – Masalah polusi udara menjadi pekerjaan rumah bagi seluruh negara di dunia. Polusi udara yang disebabkan gas emisi kendaraan atau asap pabrik dinilai bisa membahayakan kesehatan manusia. Beberapa penyakit pun timbul akibat polusi udara, seperti memicu asma, masalah jantung, iritasi mata dan lain sebagainya. Ini adalah daftar negara dengan tingkat polusi udara paling mengkhawatirkan. Yuk simak!

1. Yogyakarta, Indonesia

Berdasarkan laman Air Visual, kualitas udara di kota Yogyakarta dilaporkan baik sejak akhir (12/04). Hari Minggu pada 21:00 waktu setempat, kadar Air Quality Index di Yogyakarta berada di kategori baik dengan angka 46, dengan keadaan cuaca cerah pada malam hari dan suhu 22°C. Lebih lanjut, Air Visual memberikan saran agar tetap beraktifitas seperti biasa dan bukalah jendela untuk menghirup udara segar

2. Wonosari, Indonesia

Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editor’s picks

Berdasarkan laman Air Visual, kualitas udara di kota Wonosari dilaporkan baik sejak akhir (12/04). Hari Minggu pada 21:00 waktu setempat, kadar Air Quality Index di Yogyakarta berada di kategori baik dengan angka 46, dengan keadaan cuaca cerah pada malam hari dan suhu 22°C. Lebih lanjut, Air Visual memberikan saran agar tetap beraktifitas seperti biasa dan bukalah jendela untuk menghirup udara segar

3. Sleman, Indonesia

Berdasarkan laman Air Visual, kualitas udara di kota Sleman dilaporkan sedang sejak akhir (12/04). Hari Minggu pada 21:00 waktu setempat, kadar Air Quality Index di Yogyakarta berada di kategori sedang dengan angka 55, dengan keadaan cuaca cerah pada malam hari dan suhu 18°C. Lebih lanjut, Air Visual memberikan saran agar orang-orang dari kelompok kesehatan yang sensitif ada baiknya mengurangi aktifitas di luar ruangan dan menutup jendela agar terhindar udara kotor

Timmy si Robot

Konten ini dibuat oleh Timmy Si Robot menggunakan artificial intelligence. Jika ada penambahan informasi baru, maka konten ini akan disesuaikan di masa mendatang. Silahkan kontak redaksi@idntimes.com untuk menyampaikan kritik dan saran Anda.

Sumber: idnews

Berita Terbaru