by

Laba Ades 2021 Naik 95 Persen, Penjualan Air Minum Capai Rp 935 Miliar

Pasang

NKRIKU, Jakarta – PT Akasha Wira International Tbk. (ADES) mencetak peningkatan kinerja penjualan sepanjang tahun 2021. Baik penjualan maupun laba perseroan meningkat pada 2021.

Emiten produsen air minum dalam kemasan (AMDK) Nestle Purelife ini mencatatkan penjualan senilai Rp935 miliar pada 2021. Penjualan ini meningkat 38,87 persen dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp673,3 miliar.

Penjualan perseroan didorong oleh segmen makanan dan AMDK sebesar Rp475,3 miliar. Penjualan di segmen ini meningkat 30,81 persen dari Rp363,3 miliar secara tahunan atau year-on-year (yoy).

Berita Populer  Ace Hardware Buka 7 Gerai Baru, Apakah Saham ACES Bakal Dapat Momentum Lebaran?

Begitu pula dengan peningkatan kinerja penjualan produk kosmetik dengan jenama Makarizo yang naik 48,31 persen dari Rp309,9 miliar di 2020, menjadi Rp459,7 miliar di 2021.

Peningkatan penjualan ini membuat beban pokok penjualan perseroan meningkat 31,65 persen menjadi Rp435,5 miliar, dari Rp330 miliar secara yoy. Meski beban pokok penjualan naik, emiten berkode saham ADES ini masih mampu mencetak peningkatan laba bruto 45,83 persen menjadi Rp499,5 miliar, dari Rp342,5 miliar secara yoy.

Laba usaha perseroan pun ikut meningkat hingga 102,65 persen di tahun 2021 menjadi Rp328,2 miliar, dari Rp161,9 miliar. Hal ini juga turut mengerek laba tahun berjalan 95,71 persen menjadi Rp265,7 miliar, dari Rp135,7 miliar secara yoy.

Berita Populer  Krakatau Steel Cetak Rekor Penjualan Ekspor Mencapai 116.406 Ton pada Maret 2022

Adapun hingga akhir 2021, total aset perseroan tercatat meningkat menjadi Rp1,3 triliun, dari Rp958 miliar di akhir 2020. Total aset lancar perseroan meningkat menjadi Rp673,3 miliar dan aset tidak lancar perseroan juga naik menjadi Rp630,7 miliar.

Berita Populer  Hari Ini OBMD dan AVIA Listing, Genap 50 Emiten Baru di BEI pada 2021

Sementara itu, total liabilitas perseroan naik menjadi Rp334,2 miliar di 31 Desember 2021, dari Rp258,2 miliar di 31 Desember 2020. Total ekuitas perseroan juga naik menjadi Rp969,8 miliar di 2021, dari Rp700,5 miliar di 2020.