Lembaga Keuangan Syariah Mikro Diminta Kian Getol Berikan Pembiayaan Bagi Pengusaha Syariah

NKRIKU Wakil Presiden Indonesia Ma’ruf Amin menyebutkan pengembangan usaha bisnis syariah dengan pembentukan inkubasi-inkubasi bisnis dan kemitraan dengan usaha besar, diharapkan membuat lembaga-lembaga keuangan syariah mikro dapat membantu pembiayaan para usaha-usaha syariah dalam memberikan pembinaan serta peningkatan skala usaha mikro kecil, sekaligus akselerasi digitalisasi usaha di sektor syariah.

” Sebagai instrumen pendukung percepatan implementasi program itu, pemerintah juga melakukan pengembangan infrastruktur ekosistem syariah. Salah satu program yang sudah dilakukan adalah peluncuran brand ekonomi syariah sebagai salah satu logo atau simbol milik negara yang dapat digunakan untuk menyatukan kebersamaan dalam seluruh kegiatan berkaitan dengan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia,” papar Ma’ruf Amin pada saat pembukaan webinar Syariah Fair di Jakarta, Senin (5/4/2021).

Menurutnya, brand ekonomi syariah juga digunakan untuk peningkatan literasi edukasi serta sosialisasi ekonomi dan keuangan syariah yang masif dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan keyakinan masyarakat akan keuangan dan ekonomi syariah.

baca juga:

Selain itu, pemerintah juga disinyalir menyiapkan dukungan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui penyusunan roadmap pembangunan SDM unggul di sektor ekonomi syariah. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mendorong perkembangan sektor ekonomi dan keuangan syariah.

” Dimana upaya ini mencakup penyerdahanaan merger nomenklatur program studi S1 rumpun ekonomi dan keuangan syariah, penyusunan kurikulum ekonomi syariah di semua jenjang pendidikan sejak tingkat dasar hingga perguruan tinggi, serta menyusun materi edukasi dan literasi ekonomi dan keuangan syariah maupun menyusun skema sertifikasi kompetensi guna mendukung SDM sektor ekonomi keuangan syariah,” bebernya.

Di sisi lain, implementasi berbagai program pada setiap fokus pengembangan ekonomi dan keuangan syariah tersebut tentu tidak dapat dilakukan oleh hanya satu atau dua pihak saja. Dengan demikian, KNKES sebagai motor penggerak pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di tanah air terus melakukan koordinasi, sinergi, kolaborasi dan kerjasama baik dengan kementerian dan lembaga yang menjadi anggota maupun stakeholder terkait lainnya.

” KNKES juga melakukan berbagai sinkronisasi program dengan lembaga lainnya yang juga fokus dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah antara lain dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Ikatan Ahli Ekonomi Indonesia (IAEI) dan Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), melalui upaya ini diharapkan berbagai program pengembangan ekonomi dan keuangan syariah akan terlaksana lebih baik,” tandasnya.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

Berita Terbaru