LP3ES: 34 Juta Orang Berpotensi Terpapar Covid-19 Jika Pilkada Tetap Diselenggarakan Pada 9 Desember

“Dua tahapan ini berpotensi menjadi bom atom kasus Covid-19 di Indonesia. Jika bom atom ini meledak, maka dipastikan akan terjadi ledakan nuklir kasus Covid-19 pada akhir 2020, Natal dan tahun baru dalam duka. Kapasitas RS pasti tidak akan cukup,” ujar Wijoyanto.

Wijoyanto pun membeberkan hitung-hitungan dari riset Mujani 2020 yang menampilkan berapa banyak orang yang akan terpapar Covid-19 jika pilkada tetap dilaksanakan secara langsung.

“Jadi pilkada menjadi super big spreade dari Covid-19 ini. Potensi melahirkan titik kerumunan karena ada jumlah 734 pasangan calon. Kalau dikali dua maka ada 1.468 titik calon kampanye rapat umum dan temu terbatas. Kalau ada 10 titik perhari maka dalam 71 hari dikalikan dengan calon maka ada 1.042.280 titik penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Berita Terbaru