Luhut Usul Jokowi Bikin Website Tampung Masukan Soal Aturan Turunan Omnibus Law

NKRIKU, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo alias Jokowi agar pemerintah membuat sebuah laman atau website untuk menampung masukan mengenai aturan turunan omnibus law Undang-undang atau UU Cipta Kerja.

“Tadi saya usulkan kepada Presiden agar ke depan akan masuk ke satu website di mana orang bisa akses dan bisa beri masukan. Jadi turunan ominibus untuk PP bisa dilihat di website, nanti bisa dikoreksi dan diberi masukan ke pemerintah untuk membuat itu lebih bagus lagi,” ujar Luhut dalam acara yang disiarkan online, Rabu, 21 Oktober 2020.

Berita Populer  Trending Bisnis: Jokowi Dapat Berkah dari Krisis hingga Susi Buka Lowongan Kerja

Usulan Luhut ini berkaca kepada respons masyarakat mengenai Omnibus Law. Ia mengklaim pemerintah sudah banyak membuka ruang untuk konsultasi publik. Namun, ia menduga kesempatan masyarakat untuk memberi masukan masih kurang banyak.

Berita Populer  Luhut Klaim Hasil Penanganan Covid-19 Terlihat Seminggu Lagi

Dengan adanya website khusus ini, ia menilai konsultasi publik akan lebih baik lagi ke depannya. “Turunan aturan Omnibus Law akan dibuat website di Kemenkeu atau Kemenko. Jadi tidak ada yang bisa klaim dia tidak didengar pendapatnya,” ujar Luhut.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut Presiden Jokowi telah memerintahkan para menterinya untuk segera menyiapkan draf 5 Peraturan Presiden (Perpres) dan 35 Peraturan Pemerintah (PP) turunan dari UU Cipta Kerja.

Berita Populer  Jokowi Akan Tes Swab, Luhut: Presiden Sehat-sehat Saja

“Tadi arahan Bapak Presiden, PP dan Perpres ada sekitar 40, yakni 35 PP dan 5 Perpres,” ujar Airlangga dalam konferensi pers virtual yang ditayangkan di kanal YouTube Perekonomian RI, Rabu, 7 Oktober 2020.

Berita Terbaru