oleh

Mahasiswa Janji Tetap Menyegel Kantor Penghubung Sultra di Makassar Jika Tambang Tidak Ditutup

Makassar, nkriku.com — Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Center Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Sulawesi Tenggara (Sultra), mengeluarkan pernyataan keras untuk pemerintah Sulawesi Tengah dengan mengancam tidak akan membuka kembali Kantor Penghubung Sultra yang berada di makassar, Sabtu 23/03/19.

“Kami mengutuk keras pemerintah Sultra yang kami nilai melakukan pembiaran terhadap sejumlah perusahaan-perusahaan ilegal dan mengelola segala kekayaan alam di kolaka utara, dan kami juga sempat meminta kepada pemerintah Sulawesi Tenggara untuk mengadakan audiensi untuk memberikan penjelasan terkait hal itu dan sampai hari ini belum juga memiliki kabar,” ujar Ketua CGPMK Try Kio, melalui WhatsApp, Sabtu 23/03/19.

penyegelan terhadap kantor penghubung Sultra dilakukan pada aksi 18 Februari 2019 lalu.

Sejumlah mahasiswa yang melakukan penyegelan terhadap kantor penghubung Sultra dilakukan pada aksi 18 Februari 2019 lalu.

Penyegelan ini sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah Sultra yang dinilai melakukan pembiaran terhadap beberapa perusahaan tambang ilegal untuk mengelolah tambang-tambang yang ada di Kolaka utara.

“kami tidak akan pernah membuka Kantor penghubung Sultra yang ada di makassar selama apa yang menjadi tuntutan kami belum juga ditunaikan oleh pemerintah sulawesi tenggara, tambah Try Kio.

Tuntutan Center Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Sultra.

1. Memboikot sejumlah perusahaan ilegal yang ada di kolaka utara
2. Dikemanakan dana CSR, dana Reklamasi, dana lingkungan hidup dari tahun 2009 sampai 2019
3. Berhenti memperkosa alam yang ada di kolak utara.

Demikian sejumlah tuntutan mereka yang disampaikan kepada pihak pemerintah, dan mereka menegaskan akan melakukan aksi besar-besaran jika masih saja sejumlah tuntatan itu tidak di indahkan, jelasnya. (Sf)

Loading...

Baca Juga: