Megawati Pertanyakan Kunyit Banyak Diekspor: Kok Enak Banget, Ya?

NKRIKU, Jakarta – Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Megawati Soekarnoputri mempertanyakan banyaknya ekspor komoditas kunyit ke luar negeri. Informasi itu ia peroleh dari kelompok ibu-ibu yang memiliki usaha jamu tradisional dalam pertemuannya beberapa waktu lalu.

Berita Populer  Susi Cuit 26 Nama Eksportir Benih Lobster, Dirjen KKP: Itu Calon

“Ini dialog saya lho supaya gampang dimengerti, karena itu (kunyit) ternyata diekspor. Loh kok diekspor, kok laku, ya? Untuk apa, ya?” ujar Megawati dalam Pembukaan Forum Komunikasi Riset dan Inovasi 2021 seperti dikutip pada Ahad, 21 November 2021 melalui YouTube BRIN.

Berita Populer  BPS: Neraca Perdagangan Februari 2021 Surplus USD 2 M

Menurut cerita yang ia dengar, pengiriman kunyit ke luar negeri dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pembuatan obat-obatan. Ekspor komoditas yang masif ini pun membuat stok kunyit di dalam negeri menipis.

Akibatnya, para penjual jamu tradisional mengeluh sulit memperoleh bahan baku karena kurangnya pasokan. Kendati mempertanyakan ihwal ekspor kunyit, Megawati mengaku bahwa ia tak anti-asing.

Berita Populer  Wamendag Sasar Game Online Menjadi Alternatif Produk Ekspor

“Terus saya mulai mikir, kok enak banget, ya? Tapi saya bukan anti-asing loh. Siapa yang punya pikiran anti-asing? Nope,” ujarnya.

Berita Terbaru