Mendagri Mengakui, Sejumlah Kabupaten Di Indonesia Masih Kekurangan APD

“Provinsi NTT misalnya, kekurangan 17 juta liter disinfektan berisi chlorine, sementara Sumsel butuh 250 juta masker biasa, dan DIY membutuhkan 3,2 juta alat pelindung diri (APD),” kata Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/4).

Sejatinya, kata Mendagri, UMKM Indonesia mampu memproduksi APD melalui usaha konveksi. Oleh karenanya, pihaknya telah melakukan pendataan perusahaan nasional dalam negeri serta kapasitas dalam memenuhi kebutuhan APD tersebut. Tak hanya itu, mantan Kapolri ini juga mengaku telah melakukan pendataan dari bawah mengenai kebutuhan dan ketersediaan sembako di seluruh daerah.

Dalam video telekonferensi bersama bupati, walikota, sekretaris daerah se-Indonesia dan asosiasi dunia usaha, pihaknya juga melakukan diskusi antara pusat, daerah, dan dunia usaha di dalam menyatukan langkah dan pergerakan dalam menghadapi krisis Covid-19, termasuk menjamin ketersediaan sarana alat kesehatan di daerah.

“Dengan membangun komunikasi dan tukar-menukar data antara asosiasi perusahaan dan pemerintah daerah, di atas mekanisme permintaan dan penawaran (supply and demand), kami berharap dapat mengerahkan semua kekuatan untuk mengatasi masalah penanggulangan Covid-19 ini,” tegas Tito.

sumber: rmol

Berita Terbaru