Menjelang Pertemuan Jokowi-Erdogan, PUPR dan Menteri Turki Bikin Kesepakatan Ini

NKRIKU, Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bertemu dengan dua pejabat Turki dalam kunjungan kerja ke negara tersebut. Keduanya yaitu Menteri Perdagangan Mehmet Mus dan Wakil Menteri Transportasi dan Infrastruktur Turki H.E. Adil Karaismailoglu.

“Saya berharap pertemuan hari ini akan menjadi awal langkah kita dalam kerja sama infrastruktur yang lebih baik dan memperkuat kerjasama bilateral kita,” kata Basuki dalam keterangan resmi, Sabtu, 6 November 2021.

Pertemuan ini dilakukan untuk menyiapkan kerangka kerja sama yang akan diusulkan menjadi topik pertemuan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Erdogan akan datang ke Indonesia, Februari 2022.

Berita Populer  Cuitan Jokowi soal Dukungan Bank Dunia Terhadap Omnibus Law Berkembang Viral

Dalam pertemuan dengan Mehmet Mus, Basuki menjajaki lagi minat kerja sama yang disampaikan pengusaha dan kontraktor Turki saat bertemu Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi. Pertemuan itu sudah dilangsungkan 12-13 Oktober lalu.

Beberapa asosiasi kontraktor ikut dalam pertemuan tersebut. Mulai dari Turkish Contractors Association (TCA), Turkey Construction Consultant Union (ACTEA) dan dua perusahaan konstruksi besar Turki, Nurol Construction dan Summa.

Berita Populer  Erdogan Kerahkan Pasukan Khusus ke Irak untuk Lawan Kurdi

Basuki juga bertemu para kontraktor ini di Turki, seperti dengan Presiden TCA Erdal Eren, pada Jumat, 5 November. Dalam pertemuan itu, Basuki menawarkan 10 proyek Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) ke kontraktor Turki senilai US$ 9,2 miliar.

Sementara dalam pertemuan dengan Adil Karaismailoglu, keduanya sempat membahas rencana penambahan frekuensi penerbangan Indonesia-Turki. Dari saat ini 6 kali menjadi 10 kali seminggu, untuk mendukung perdagangan, investasi, dan pergerakan orang antar kedua negara.

Berita Populer  Jokowi Ditantang ke Kalsel Lihat Banjir Akibat Investasi Serampangan

Dalam pertemuan kedua pertemuan tersebut, Menteri PUPR menyebut Turki siap mendukung Indonesia dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia. Tapi, kesepakatan finalnya baru akan dibahas dalam forum bisnis antara asosiasi kontraktor dan konsultan Turki dan Indonesia di Jakarta, awal 2022.

Baca juga: Pingsan di Solo, Angela Tanoesoedibjo Istirahat 10 Menit dan Bertolak ke Jakarta

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Berita Terbaru