Menko PMK: Libur Akhir Tahun Dikurangi Tiga Hari

NKRIKU  Pemerintah  mengurangi jumlah libur akhir tahun ini selama tiga hari. Libur Natal, lebaran Idul Fitri dan libur tahun baru dipisahkan dalam dua kelompok. Perubahan skenario itu lantaran melihat perkembangan penularan wabah Covid-19 dan belajar dari kasus libur panjang akhir Oktober lalu yang memicu berkembangnya kluster keluarga.

Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menyatakan, dia telah melaksanakan rapat virtual dengan kementerian terkait. Seperti menteri dalam negeri, MenPAN RB, Menaker, Kepala KSP, dan Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19. Dalam rapat itu, diputuskan perubahan skenario libur Natal dan akhir tahun.

“Telah diputuskan bahwa libur akhir tahun dibagi dua. Yaitu, libur Natal yang dimulai tanggal 24 hingga tanggal 27 Desember. Kemudian, libur pengganti Idul Fitri dan libur tahun baru dimulai tanggal 31 hingga tanggal 2 Januari. Dengan demikian, ada pengurangan libur dari semula tanggal 28, 29 dan tanggal 30. Artinya tanggal 28, 29, 30 Desember semua masuk kerja seperti sedia kala,” ujarnya (1/12/2020).

baca juga:

Mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu berpesan kepada seluruh masyarakat agar bijak memanfaatkan liburan ditengah wabah Covid-19 yang masih terjadi. Dia mengingatkan agar tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan keluarga.

“Pesan saya kepada seluruh masyarakat yang akan memanfaatkan liburan akhir tahun mohon dimanfaatkan libur ini denga arif dan bijaksana. Utamakan kesehatan, utamakan keselamatan diri dan keluarga,” katanya.

Dengan bijak memanfaatkan libur, menurut dia, masyarakat telah ikut andil dalam pencegahan penularan wabah Covid-19. Belajar dari efek liburan akhir Oktober lalu yang memunculkan klaster keluarga, Muhadjir mengajak masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan keluarga di masa liburan akhir tahun ini.

“Dengan demikian kita telah bersama-sama ikut mencegah penularan wabah Covidd-19 dan kita akan hidup sebagaimana biasa, pemulihan ekonomi akan berjalan baik, kesehatan pulih dan masalah sosial akan segara teratasi,” ungkapnya.[]

Berita Terbaru